new skin and advertising

kulit baru? bukan. kulit gw masih seperti yang dulu kok (silakan ber-err-ria). 'kulit' blog maxudnya. lucu ya? hohoho (kali ini silakan ber-hoeeek-ria). tertekan juga ternyata pake blog 'kaku' (sekarang silakan ber-iiih-sombooong-ria).




anyway, abis berjalan2 di sini, entah kenapa gw ter'hook' sama copy nya:
"it only exists if you can see it"

jadi inget istilah ini:
"bisnis tanpa iklan itu tuh kaya flirting gelap2an. lo tau lo ngapain, tapi dia ngga"

di iklan energizer itu ada gula ada semut ada senter ada toolbox. iklan sebagai senter, produk (ato brand) sebagai toolbox, mereka (advertiser) sebagai orang yang nyenter2, dan kita (audience) sebagai orang yang ngeliat.

sebetulnya di situ ada banyak barang (brand) lain, tapi karna kita bukan kucing, barang-barang lainnya ngga keliatan karna gelap. dan sebetulnya kita ngga butuh2 amat sama toolbox. butuhnya makanan (yeah, sepakat! kulkas di mana sih?)

okeh, lupakan yang di-tanda kurung-in terakhir itu. maklum, efek laper. lanjut. gini, coba deh klo lampunya dinyalain. pasti semua keliatan dan kita jadi bisa nyari makanan. masalahnya adalah: lampu mati dan senternya cuma ngarah ke toolbox. masa mau makan besi? tapi karna yang terlihat cuma toolbox, kita jadi mikir "AH! gmana klo toolbox nya dibawa buat benerin lampu? trus lampunya bisa nyala trus gw kenyang. HORE!"

there it is! iklan menciptakan kebutuhan. yang tadinya ngga butuh jadi 'berasa' butuh. kesimpulannya: sebetulnya lampunya ngga rusak, tapi lupa bayar listrik (karna gw orangnya baik dan demokratis, silakan ber-huuu-ria dan gw kabur cari makan)

btw, iklannya klo dari jauh keliatan kaya pizza ya?

Comments