sok2an bikin cerpen ah!

"warna"
oleh: fidella anandhita savitri
(18/07/2010, 23:37 WIB)


aku adalah sebuah warna. aku bernama abu-abu. aku memilik dua orang sahabat, yaitu
hitam dan putih.

hitam adalah warna yang tidak disukai warna lain. ia mendominasi. semua warna saat bergabung dengannya menjadi lebih gelap. bahkan seringkali hitam tidak dianggap sebagai bagian dari warna. "ia kan tidak berwarna. mengapa ia masih disebut sebagai warna hitam?" komentar sebuah warna.

sedangkan putih adalah warna yang sangat disukai warna lain. ia membuat semua warna menjadi lebih cerah. ia pun sebenarnya berasal dari berbagai macam warna. kata pelangi, mereka bisa menjadi berwarna-warni seperti itu karena terurai dari warna putih. oleh sebab itu putih seringkali dielu-elukan oleh warna lain.

sementara aku, aku ya aku. abu-abu. tidak dibenci, tidak juga dicintai. warna lain bahkan cenderung mengabaikan kehadiranku. aku sendiri tidak tahu darimana aku berasal.

kalau
merah, kuning, dan biru, jelas sekali mereka adalah warna dasar. lalu hijau, orange, dan ungu adalah warna campuran kedua. begitu juga dengan warna lainnya. mereka seperti turunan dari warna dasar, warna campuran kedua, dan seterusnya.

okeh, kembali ke topik darimana aku berasal. kata para sahabatku, aku ada karena ada di antara mereka. aku adalah campuran dari mereka,
hitam dan putih. aku ada sebagai penghubung mereka berdua, sekaligus sebagai pembatas. warna lain biasa menyebutnya gradasi.

suatu hari hitam berkata kepadaku "ah aku iri denganmu. kau bisa menjadi apa saja. sementara aku, selalu ada di ujung bawah dalam gradasi warna"

putih kemudian menimpali "aku sepakat denganmu, hitam. aku juga selalu berada di ujung atas. ingin sekali-kali aku berada di tengah-tengah sepertimu, abu-abu. kau beruntung bisa bebas memilih mau menjadi warna seperti apa dalam gradasi warna"

aku hanya bisa tersenyum simpul. dalam hati aku berkata "kalian berdua tidak tahu, betapa irinya aku dengan kalian. warna yang selalu menjadi pusat perhatian. warna yang pasti. warna yang cocok satu sama lain. saling melengkapi. seperti
papan catur, zebra cross, ataupun yin dan yang. sementara aku? hanyalah sosok warna yang tidak jelas keberadaannya"

aku menghela nafas. ah, warna tetangga memang selalu lebih berwarna.

Comments

Santika Sari said…
del, masalah lo di sini adalah lo menggunakan warna PUTIH untuk tulisan lo tentang si PUTIH. dan masalahnya itu ga kebaca. Gmn kalo lo ganti background template lo supaya semua warna tulisan bisa kebaca??
della said…
kan ada teknologi bernama shift-geser alias block bot, ahaha.
nyai dachimah said…
setuju sama boti!
dalam kasus ini, shift+geser ga gw anggap sebagai teknologi karena membuat repot.
yauda gausa dbaca brarti yg putih2nya (bilang aja males ganti template, ahaha)
beneran si putih lo tulis putih ya..

misterius ajah gituh :P
della said…
iya fris, gahul khaaannn, misterius, ahahaha!