Friday, February 25, 2011

#25 film

0 comments
akh, parah banget ini utang nulisnya banyak. ulang lagi aja apa ya bulan maret? (labil)

makin hari makin bingung mau nulis apa, sebingung ngeliat judul2 film di bioskop. ngga abis pikir. apa emang pikiran para kreatif film udah abis?

apa ya motif kebijakan kenaikan pajak bioskop? pengalih isu? (sok) berdalih demi 'memajukan industri perfilman indonesia'?

haaah, ngga ngerti lagi lah gw.

ini postingan reaktif emang. harusnya liat dulu permasalahannya apa, cover both side, baru koman komen. tapi entah ya, udah ngga bisa ngga skeptis sama pemerintah soalnya.

yah, liat nanti ajalah. apa masi bisa nonton harry potter terakhir ato harus hijrah ke negeri tetangga cuma buat nonton bioskop? sementara ini, aminin dulu ajalah. klo ngga terkabul, yaaa.. tiada rotan akarpun jadi.

#24 absurd

0 comments
i love my new life, yet miss my old life.
i'm a brand new me, yet still the same old me.
everything's changed, yet nothing's changed.
same fear, same worry, same reaction, same nature, yet completely different case and condition.

well, that's life. a repeated history. enjoy

(abaikan saja postingan absurd ini)

Tuesday, February 22, 2011

#22 bored

0 comments
out of the blue, feeling bored for no reason.

Monday, February 21, 2011

#21 quote

0 comments
“when you don’t know, you try desperately to find out. but the minute you know, the minute you go –oh, yeah, we’ve been here before, no sense reinventing the wheel- you stop learning, stop questioning, and start believing in your own wisdom, you’re dead. You’re not stupid anymore, you are dead.”


-dan wieden, founder of wieden+kennedy, one of the most creative advertising agency.

###

"the worst thing happened when you're not sure with what you want"


-@luckyardhi, college friend.

###

if i can summarize, i would say:

"when you're not sure with what you want, you're dead. cause you're not sure about what you want to know. then you try desperately to find out. then you can't find it. then you're tired of it. then you stop questioning. then you have no eager to learn. then you're feeling stupid. well no, you're not stupid. you're dead"


so i'm dead and i'm alive. am i zombie now?

Sunday, February 20, 2011

#20 #unyumoment @ iombc

2 comments
Try out color guard, rabu 16 februari 2011, 23.30

Dia: Suka dadakan aja deh tiba2 mau dateng try out. Heran
Gw (dalem hati: "gw lebih heran"): Lah? Beneran ksini? Naik apaan?
Dia: Minjem motornya rangga
Gw: Sendirian? Dari depok? Ngapain deh? Gw mah kan deket, tinggal ngesot dari blok m
Dia: Ya ntar lo pulangnya gmana? Gw kan bawa motor biar bisa nganterin lo
Gw: Trus lo ke bintaro gtu? Abis itu ke depok lagi? Giling
Dia: Ya gampanglah
Gw (speechless): ...

Guard contest, sabtu 19 februari 2011, 20.00

Gw (sok jutek, ceritanya lagi ngambek): Lo ngapain ke sini?
Dia: Ketemu lo
Gw: Bsok kan katanya latian lagi dari jam 7 pagi?
Dia (kesel): Ya kaya gatau gw aja. Buru2 tadi juga abis latian langsung ksini. Walopun gw ngga bisa nganterin tapi gw kpikiran lo pulangnya gmana
Gw (sok datar): Oh (Padahal senyum diem2)

Wednesday, February 16, 2011

#16 galau

0 comments
eits, judul kali ini bukan berarti gw lagi galau. cuma sedikit kutipan obrolan gw sama icha waktu try out guard.

icha: "orang itu semakin ditekan semakin sedikit waktu buat mikir dan semakin sedikit waktu buat galau ya"

gw: "brarti orang semakin gada kerjaan semakin galau ya"

entah topik obrolannya dimulai dari mana, tapi berujung pada pemikiran:

ngga heran klo orang biasanya galau malem2, soalnya saat itu banyak waktu buat mikir, banyak waktu juga buat merenung. ngga heran pula klo orang yang insomnia itu rentan stres dan depresi, terlepas dari penjelasan ilmiah di mana waktu detoksifikasi otomatis manusia itu dimulai dari jam 11 malem, saat mulai masuk tahap deep sleep.

hmm..

Tuesday, February 15, 2011

#15 males

0 comments
gw: "mumpung lagi rajin, mau ngerjain apa yang bisa dikerjain. soalnya pasti nanti akan ada satu titik di mana gw males"

budi: "cie rajin"

gw: "ngga kok. gw sbenernya orangnya pemales. makanya kaya yang tadi dibilang, mumpung lagi rajin"

satu kata males, jutaan kata alesan.

"ah gw mandinya ntar aja ah, ujan dingin"
"yaaah, ngga jadi lari pagi deh, udah terang"
"twitter an dulu lah. hiburan. abis itu baru ngerjain tugas" dll

sampe sekarang gw masi ngerasa klo males ini musuh besar yang susah banget dikalahin. bahkan buat hal2 yang gampang banget. misalnya: pngen makan tapi males ngunyah. pngen minum tapi males jalan menuju dispenser. pngen bangun tapi males melek. pngen pergi tapi males beranjak dari kasur. pngen nulis tapi males ngetik. dll

sekarang gw lagi nulis postingan ini sambil ngeliatin jam dan kagum. hebat ya waktu, bisa dengan konsisten rajin bergerak. pngen deh gw bisa rajin sepanjang waktu, tanpa ketemu titik yang namanya males.

Monday, February 14, 2011

#14 valentine

0 comments
short post. just wanna say:

happy valentine, people. celebrating or not...

Sunday, February 13, 2011

#13 the joneses

0 comments
the joneses, film tentang sebuah keluarga kaya raya, selalu keliatan 'wah', dan terlihat rukun damai sejahtera adil makmur sentosa impian jaya ancol semua manusia. suami seorang businessman yang kharismatik dan punya lengkap: harta, tahta, wanita. istri cantik dan seksi yang super fashionable dan jadi trend setter buat orang2 di sekitarnya. 2 anak (cewe-cowo) yang populer di sekolahnya. baju, gadget, dan mobil keren yang selalu up date. dari luar, mereka digambarkan sebagai keluarga ideal yang bikin iri tetangga2 sekitar.

di balik itu semua, ternyata mereka bukan keluarga sungguhan. mereka adalah orang2 yang dibayar untuk 'mengiklankan' setiap brand yang melekat di badan mereka dengan cara halus. istilahnya stealth marketing. jadi segala interaksi mereka itu mengarahkan pada gimana caranya orang jadi punya keinginan untuk punya barang2 yang mereka punya. dan tiap bulan, ada agen dateng, mengevaluasi 'penjualan' mereka.

punya barang2 terbaru nan mewah tanpa ngeluarin uang sepeserpun, bahkan dibayar untuk itu, siapa yang ngga mau? tapi yang namanya hidup itu rasanya ngga seru klo gada konflik dan intrik (halah bahasanya berat).

di tengah kesempurnaan hidup mereka, ternyata mereka itu ngga se'ideal' dan seprofesional itu. suaminya ternyata beneran suka sama istrinya. anak yang cewe suka 'main' om2, yang cowo gay. sementara mereka merindukan kehidupan normal kaya yang lainnya, tetangga mereka sampe bunuh diri gara2 frustasi pngen banget jadi mereka tapi ngga mampu.

###

terlepas dari kritik tentang film ini yang bagus di awal cheesy di akhir dan adegan bunuh diri yang terlalu lebay (menurut gw), nonton film ini gw jadi mikir. sebetulnya selain citizen journalism, kita itu juga citizen advertiser. segala hal yang kita beli itu secara ngga langsung kita 'iklankan' juga. istilahnya, kita kaya lagi pake baju panitia di mana biasanya di bagian punggung ada logo sponsornya. bedanya, klo baju panitia berlogo sponsor itu karna mereka emang dibayar buat 'beriklan'. sedangkan dengan 'beriklan' pake baju brand x, kita membayar, bukan dibayar.

so is it to buy is to sell?

Saturday, February 12, 2011

#12 tka

1 comments
di sabtu pagi yang cerah ini gw mulai dengan mengerjakan tka diselingi segala selang-seling browsing random. work hard play hard, no? (ah alesan)

mau cerita sedikit. tema tka gw adalah kampanye pemasaran terpadu friskies. kenapa friskies?

1. dari awal gw mikir, ini adalah tka 'idealis' di mana gw pngen bikin sesuatu yang menarik minat gw, dengan satu tujuan: gw lulus puas. dan dunia kucing adalah 'sesuatu' itu, makanya gw pngen mengangkat tema ini jadi tka gw. oiya, sekaligus gw dedikasikan buat ketiga kucing gw, si jutek chimoy, si manja (alm) chiput, dan si ratu galak cleo.

2. udah pernah bikin kampanye tentang friskies di semester 6, mata kuliah praktikum periklanan (prakprik). bukan berarti gw tinggal nyontek, tapi gw pngen melanjutkan apa yang udah dbikin bareng2 kelompok gw (dachi desy dea(chu) diah. geng-d, haha). gw ngerasa tugas kuliah waktu itu menarik banget buat dbikin versi tka nya, lebih lengkap dan lebih detail. izin meng ekstensi kan per friskies an kita ya teman2.

3. kata mas hari (dosen, PA, sekaligus pembimbing tka gw), si friskies itu blom ada promosinya selama beberapa tahun terakhir, soalnya masi impor dan ngga punya pabrik dalam negeri, padahal pasarnya menjanjikan. hal ini bikin gw penasaran, kaya apa si friskies itu diliat dari sudut pandang nestle purina sebagai 'payung' nya?

4. dulu waktu riset buat tugas prakprik, gw dkasi kartu nama orang purina dari salah satu dokter hewan di petshop, klo ngga salah namanya dokter rida. ini bikin gw mikir "yes yes asik. lumayan udah 'megang' contact person klo jadi mau tka tentang friskies" sayangnya karna keseleboran gw, kartu namanya ilang, hiks hiks.

5. berhubung si friskies ini blom ada promo dan kampanye, kesempatan buat gw bikin sesuatu yang baru. walopun kayanya susah, harus ke nestle cari data lalalala plus agency yang nanganin friskies masi misteri, tapi gw ngeliat peluang dsini. peluang dari sebuah brand yang udah dikenal, penjualan lumayan, tapi stagnan.

trus gw menemukan kenyataan pahit dari forum2 kucing bahwa dry food itu ngga bagus buat kesehatan kucing, gw jadi mikir dua kali, agak bimbang, friskies ngga ya? (itung kancing)

akhirnya gw bikin outline cadangan buat kampanye pemasaran terpadu himbauan memakai helm. mulai deh tuh kan cari2 info. labil, ngga suka baca data tentang kecelakaan, akhirnya balik lagi ke friskies, setelah bertahan (cuma) beberapa hari. haha.

oiya, sempet juga pngen pake cornetto, secara brand itu lagi dpegang sama lowe. tapi entah kenapa gw ngerasa ngga 'sreg' aja, akhirnya ngga jadi. balik lagi ke friskies. emang deh, klo udah satu ya satu aja del, konsisten lah jadi orang.

kmaren sempet sedikit mikirin bab 3 dari basis analisis bab 1 yang udah ada dari jaman prakprik. walopun emang harus riset ulang, yah seenggaknya udah ada bayangan lah mau kaya apa ntar strateginya.

emang dasar ini otak ngga sistematis, di tengah jalan ngerjain bab 3, gw pusing dan akhirnya ngerjain bab 2. trus bab 2 blom selesai, udah kburu ngantuk dan bosen. berhubung blom ada data brand sama blom sempet nyentuh perpus sama sekali, sementara ini dulu lah. dan nampaknya gw harus bikin timeline ngerjain deh ni. kebiasaan deadliners, klo ngga dkasi deadline ya ngga dikerjain. kecuali klo lagi niat, haha.

klo kata si joker ketek super nyebelin itu:

"orang pintar itu bukan cuma dilihat dari hasil pemikirannya, tapi juga ketepatan waktunya mengerjakan sesuatu"

gw mau jadi orang pinter ah kali2. siapa tau bisa nimpukin orang yang nyebelin pake batako dari jarak jauh (err.. beda konteks itu del kayanya)

buat ke depannya, klo gw berdoa "semoga gada shit happen" itu ibarat mau berenang tapi gamau basah. konyol. jadi doanya gw ubah "semoga klo ada shit happen, gw bisa menanganinya dengan baik" amin aja dulu deh buat sekarang.

Friday, February 11, 2011

#11 fear

3 comments
have read the daily horoscope said:

"what is stopping you from moving forward with a plan or a dream, taurus? is it fear of failing? or, is it fear of succeeding? both scenarios would be intimidating, depending on your own sense of self. there's an idea you have entertained for some time now. you've fantasized, you've explored the possibilities, you may even have done some actual research on the subject. yet you haven't done anything concrete at this point to take it further. now is the perfect time to gain momentum with a special goal. first, though, you must figure out whatever is stopping you, and move beyond it."

well, though i'm not 100% horoscope believer, it's mystically true that i somewhat have to manage this fear-feeling by doing something concrete. gosh, how on earth can i have both fear of failing and succeding at once? it's a bit nonsense, no? well, live your fearful life to the fullest, then you'll find out that nonsense is nonsense.

paradoxial intention, or an optimistic half-empty glass?

nb: ini juga termasuk postingan curang (dikit). nanti ditotal ya del curangnya berapa sampe hari ke-30.

Thursday, February 10, 2011

#10 welcoming greeting

1 comments
hari ke-10. fuuuh, cukup 'menantang' juga ya ini proyek #30harimenulis. udah bingung sbtulnya mau nulis apa, cuma mau mengabadikan satu hal:

selamat datang semester terakhir!

super singkat ya? gpp lah, the simpler the better (ngeles aja kaya bimbel)

Wednesday, February 9, 2011

#9 #helpalanda

9 comments
tadi pagi 'disuguhi' kehebohan di twitter dengan hashtag #helpalanda dan link ini bikin pikiran gw menjalar-jalar kian kemari umpan yang lezat itulah yang dicari.

pertama, karna 'disuguhi' (lagi) cerita yang mirip dari timeline cune. kedua, inget cerita budi tentang hal yang mirip walopun beda (halah apa deh). ketiga, tentang iman vs ujian. keempat, tentang dahsyatnya kekuatan media. kelima, tentang kebenaran.

langsung skip bahas poin yang ketiga aja ya, dengan tiga alasan:

1. poin pertama dan kedua biarlah menjadi urusan mereka pribadi, gw ngga berhak mem publish di sini.

2. poin keempat secara kebetulan udah dibahas cune di blognya duluan dan PERSIS kaya apa yang gw pikirin. suka mistis sekaligus takjub deh sama insiden kebetulan macem gini (super flip flop).

3. poin lima simpel, ngga perlu pembahasan panjang lebar: kebenaran itu akan selalu mengundang kontroversi, karna orang yang salah merasa benar, orang yang benar dipersalahkan. pada akhirnya, bukan masalah benar ato salah, tapi masalah mana yang lebih dipercaya. uwow, kepercayaan itu mahal ya harganya.

okeh lanjut. tentang iman vs ujian.

gw pernah ngebahas ini ma budi. (mungkin) karna lagi sedikit galau, terkadang gw suka bertanya2. klo kata orang "semakin tinggi iman, semakin banyak ujian" ato "semakin tinggi pohonnya, semakin kencang anginnya" berarti klo selama ini hidup gw 'anteng2' aja, itu tandanya apa?

a. iman gw masi rendah
b. gw 'dipersiapkan' buat 'ujian besar' nantinya
c. a dan b benar
d. dan lain-lain. sebutkan ..........

di satu sisi gw bersyukur banget sebetulnya sama hidup gw selama ini. nasib gw jauuuh lebih beruntung dbanding orang-orang di 'luar' sana (general banget deh ih). 'durhaka' banget gw klo sampe mempertanyakan ato bahkan mengeluhkan keadaan.

tapi di sisi lain jadi takut. klo a dan b benar, klo sekarang iman gw masi rendah dan dipersiapkan buat 'ujian besar' nantinya, gw bisa survive ngga ya? harus bisa. amin.

budi menjawab d (huahaha, sumpah ini kaya ulangan jaman esde jadinya. udah namanya 'budi', kalimatnya pake SPO pula *pis bud, damaaai):

"ujian terberat manusia itu sebenernya ujian syukur. klo orang susah, saat dapet nikmat rasa syukurnya cenderung berlimpah. sedangkan saat orang dapet nikmat berlimpah, cenderung jadi susah bersyukur"

trus sempet tweet2an juga sama cune, dia bilang:

"klo ujiannya enak suka ngga sadar klo itu adalah ujian. makanya setengah dari iman adalah sabar dan setengahnya lagi adalah syukur"

huh hah huh hah. dua2nya 'AHA moment' banget. quoted. emang deh klo orang hebat omongannya beda.

well, pada akhirnya, apapun yang terjadi, yang bisa kita lakukan selama hidup adalah:

"just do our best and let God do the rest"

Tuesday, February 8, 2011

#8 wishlist

0 comments
me: "what's your wishlist?"
him: "tomorrow will be just the same for you and me"
me: "no, it won't be. it will be better"

happy anniversary, dear!

Monday, February 7, 2011

#7 angka 7

2 comments
7 kurcaci
7 hari dalam seminggu
7 keajaiban dunia
777 lucky number
7 ayat fatihah
7 surga
7 neraka
7 eleven
7 tangga nada
7-up
007 james bond
sumpah 7 turunan
pusing 7 keliling
trans7
sheila on 7
cj 7
langit ke-7
keliling kabah 7x
lempar jumrah 7x
dll

ada apa sebenernya sama angka 7 ini?

Sunday, February 6, 2011

#6 sukses

3 comments
kmaren dateng ke wisuda bikin gw mikir:

kuliah di ui ngga jaminan sukses. magang di lowe juga ngga jaminan sukses. bahkan kerja keraspun ngga jaminan sukses. walopun emang semua itu pengantar menuju kesuksesan.

klo kata mas arya (mentor copy gw di lowe):

"ya semuanya tergantung diri sendiri sih. dsini ibarat rumah yang ada barang2nya. tinggal gmana ngaturnya aja"

gw bersyukur banget sebetulnya, ada di 'rumah' yang bagus dengan 'interior' unggulan.

tapi jujur aja gw jadi bertanya2. apa dengan sukses kita bisa bahagia? apa dengan bahagia brarti kita udah sukses? sbtulnya kesuksesan itu ditentuin sama apa si?

gara2 kepikiran obrolan bareng mas arya astrid adit waktu itu, gw jadi ngebahas sambil lalu sama budi. sama tika & L juga. gw bilang:

"sebetulnya buat jadi seorang ahli yang sukses itu ngga cukup kerja keras tapi bakat juga ngga si? ibarat batu, ngga mungkin bisa jadi berlian, tapi batu itu bisa dipahat dan diukir jadi satu karya seni bernilai tinggi. ya ngga si?"

klo kata budi:

"gw si lebih percaya sama latian"

kata L:

"tapi orang yang berbakat bisa kalah sama orang yang kerja keras"

hmm.. iya juga si. ibarat batu vs berlian tadi, klo dasarnya berlian, klo ngga dipoles sedemikian rupa juga percuma. sebaliknya, misalnya si batu itu ngerti klo batu ngga bakal bisa jdi berlian, dia bisa manfaatin ke'batu'an nya jadi satu kesuksesan, ngalahin si berlian 'mentah' tadi.

ngomong2 soal bakat, gw percaya sama satu quote:

"everyone is born talented"


tapi quote ini bikin gw (lagi2) bertanya2. berbakat gmana maxudnya? gmana klo salah 'menerjemahkan' bakat? gmana klo berbakat tapi ngga berminat? apa harus 'nurutin' bakat? apa kabar dengan minat? apa jangan2 bakat itu sbtulnya minat?

ah ini mulai oot lagi deh kan kan kan kebiasaan deh del. nanya mulu lagi kaya dora. bodo ah, kan klo kata buku a cat in my eyes:

"bertanya tidak membuatmu berdosa"


eh tapi klo kata buku curhat setan:

"berdosa membuatmu bertanya"


berarti dora banyak dosanya dong? ah yaudalah ya, sblom tambah oot, lebih baik saya sudahi saja. kadang ada hal yang (mungkin) blom bisa dijawab sekarang.

nb: mau pengakuan dosa. maaf ya curang (dikit). udah nulis draft tapi baru diedit2 hari ini (senin).

Saturday, February 5, 2011

#5 kehilangan dan perpisahan

0 comments
hari ke-5. mulai memutar otak mau nulis apa. entah banget ini antara gatau mau nulis apa sama gatau mau nulis yang mana.

yang ada di otak gw sekarang si wacana mengenai kehilangan dan perpisahan, setelah tadi pagi ke- 'trigger' gara2 denger kabar adjie massaid meninggal.

'big thing' macem kabar kematian gini selalu sukses bikin gw 'astaga, serius lo?!' ya kali sih bcanda, yang bener aja.

ngomong-ngomong soal keilangan, beberapa waktu yang lalu, gw ngelayat guru olahraga waktu sma. campuran takjub dan sedih, soalnya itu pertama kali gw liat pemetian orang kristen yang didandanin pake baju bagus (aduh apa sih istilahnya?) dan terakhir kali gw ngeliat guru gw.

yah, walopun gw emang ngga pernah ketemu semenjak lulus sma, tapi denger cerita dari temen bokap (yang mana anak dari *alm* guru gw itu. yupp, dunia emang luas-luas-sempit) gw jadi ikutan sedih. bye bye pak sukiman. ntar di 'sana' kenalan ya pak sama temen saya rofi sama kucing saya chiput. ngga gigit kok, dia kucingnya manis. rofi juga anaknya manis.

trus jadi inget gelang yang dkasi budi yang ilang (ambigu. gelangnya yang ilang, bukan budinya). inget hp gw yang ilang. inget tempat pensil favorit yang ilang. inget duit yang ilang (padahal dijajanin)

ah tuh kan ngelantur.

yang jelas, yang namanya keilangan, baik hal kecil macem ilang gopean buat bayar aqua gelas (ih nyebut merek) sampe hal besar macem kematian, pasti selalu ninggalin satu bagian kosong, yang bikin kita ngerasa ada yang 'kurang'.

ngomong2 soal perpisahan, kmaren adit selesai magang. ah selasa bsok pasti aneh deh rasanya magang udah gada "segitiga *laptop* bermuda" gw astrid adit. trus semakin aneh pas nanti astrid magangnya udahan dan gw sendirian (jadi bellboy bukain pintu)

dan kaya hari ini, tmen2 gw sebagian udah pada wisuda. campur aduk rasanya. kaya baru kmaren kenalan di balairung, daftar jadi maba, trus ngumpul satu angkatan buat ospek, sekarang udah pada mau pake toga lempar topi aja.

kaya baru kmaren rasanya bangga banget pake jakun, sekarang udah pada mau lepas jakun aja.

kaya baru kmaren foto bareng sebagai maba trus diaplot di facebook, sekarang udah pada mau jadi mama (mantan mahasiswa) aja.

waktu kaya berjalan cepet sekaligus lama banget deh. cepet karna rasanya kaya baru kmaren, lama banget karna klo diceritain ngga bakal ada abisnya.

well, you're ready to say hello, you'd better be ready to say bye. ready or not, you have to.

Friday, February 4, 2011

#4 kelinci bulan

0 comments
bahkan gw lupa klo kmaren itu imlek. ngg.. inget sih sbtulnya, cuma ngga kpikiran buat dijadiin tema postingan. singkat penjelasan, mau ngucapin:

selamat hari imlek! selamat taun teeny beeny bunny rabbit!

telat lo ah del. udah telat, sok imut pula
*bodo!

ngomong-ngomong soal imlek, gw seneng karna imlek identik dengan warna merah. hoho. yauda ya, sampai di sini aja postingannya *apakah?!

ngga deng. ulang.

ngomong-ngomong soal imlek, gw baru tau loh klo shio kelinci itu turunan bulan. pantesan aja usagi itu jadi sailormoon (yang mana 'usagi' dalam bahasa jepang itu artinya 'kelinci').

seneng deh pagi-pagi gini nulis, pagi-pagi gini dapet pengetahuan baru. walopun agak 'pemaksaan' sih karna harus nyari bahan buat proyek #30harimenulis. ngg.. bukan pemaksaan juga sih, tepatnya memaksakan diri buat 'harus nulis! harus nulis!'.

ah oot. lanjut.

baru tau lagi, ternyata di jepang tuh ada mitos klo di bulan itu hidup kelinci-kelinci yang lagi menumbuk mochi. alesannya (katanya), orang jepang ngeliat bagian gelap dari bulan itu sebagai sosok kelinci lagi menumbuk mochi. entah imajinasi orang jepang yang terlalu bebas lepas terbang di angkasa luas ato gw yang ngga merhatiin, tapi seumur-umur gw blom pernah liat kelinci numbuk mochi. ya kali juga sih, liat orang numbuk mochi juga blom pernah bahkan. ah pengen ke jepang!

bunyi mitosnya begini:

Alkisah di suatu hutan hiduplah 3 ekor binatang, yaitu seekor monyet, seekor rubah, dan seekor kelinci. Ketiganya bersahabat baik dan merupakan binatang yang baik hati. Melihat ketiga binatang tersebut, dewa penjaga bulan menjadi penasaran. “Siapa diantara mereka yang paling baik?” pikirnya.

Sang dewa lalu turun ke bumi dan mengubah dirinya supaya terlihat seperti pengemis tua. Ia menghampiri ketiga binatang tersebut dengan tertatih-tatih. “Saya sangat lapar dan sudah berhari-hari tidak makan. Kasihanilah orang tua ini,” kata sang dewa. Melihat pengemis yang kelaparan, ketiga binatang itu jatuh kasihan. Monyet segera memetik buah-buahan di hutan sebanyak yang ia bisa dan memberikannya kepada pengemis tersebut. Sementara rubah mengumpulkan ikan sebanyak-banyaknya untuk si pengemis.

Namun kelinci tidak bisa mengumpulkan apa-apa. Ia tidak bisa memetik buah diatas pohon yang tinggi maupun menangkap ikan di sungai. Kelinci menjadi sedih, namun ia tak putus asa. Ia meminta tolong kepada monyet dan rubah untuk membantunya mengumpulkan ranting dan kayu kering. Kemudian ia membuat api dan membakar kayu-kayu tersebut.

“Maaf aku tidak bisa mengumpulkan apa-apa,” kata kelinci. “Namun aku tidak akan membiarkanmu kelaparan. Aku akan masuk ke dalam api, setelah matang makanlah dagingku supaya kamu tidak lapar lagi.”

Tanpa sempat dicegah oleh monyet dan rubah, kelinci segera melompat ke dalam api untuk membakar dirinya sendiri. Namun dalam sekejap sang dewa menyelamatkan kelinci dan menampakkan wujud aslinya. “Kau tidak perlu membakar dirimu, wahai kelinci. Sebenarnya aku adalah dewa penjaga bulan. Ketulusan dan kebaikanmu membuatku terharu. Ikutlah denganku ke bulan untuk menemaniku.”

Sejak saat itu, kelinci tinggal bersama sang dewa. Ia melayani sang dewa dan mengawasi bumi dari kejauhan. Bila monyet dan rubah merindukan sahabatnya, mereka memandang bulan di langit untuk melihatnya. Dan bila bulan purnama tiba akan terlihat si kelinci yang sedang membuatkan mochi untuk sang dewa.

(sumber: http://maygreen.wordpress.com/2007/11/29/kisah-kelinci-bulan/)

wondering, siapa ya yang nyiptain yang namanya mitos? hebat ya pengaruhnya sampe bisa jadi cerita turun-temurun gitu.

Thursday, February 3, 2011

#3 intonasi

0 comments
(salah) satu kekurangan dari tulisan: ngga bisa melisankan intonasi. itulah yang kadang jadi penyebab munculnya multiinterpretasi yang bisa bikin salah persepsi.

lucu ya. beda intonasi bisa jadi beda arti.

note: postingan curang-ngga curang, soalnya dibikin draftnya doang dan baru diedit plus dipost sblom jam 12 malem. yah, anggep aja ngga curang. haha (bikin aturan seenaknya)

Wednesday, February 2, 2011

#2 mimpi

0 comments
"if your heart is in your dream, no request is too extreme" -when you wish upon a star, disney

mimpi. kenapa ya orang-orang besar (bukan hulk loh maxudnya *krik krik) sering bilang "semua berawal dari mimpi" dan "jangan takut buat bermimpi"? apa sih mimpi itu sebenernya? sedahsyat apa sih emangnya kekuatan mimpi?

ngutip kata-kata shasha:

"kerja keras demi bertahan sama kerja keras demi mimpi pasti rasanya lain. mereka yang ngejar apa yang mereka mau pasti lebih rebek, tapi pas dapet lebih seneng"

yupp. betul banget.

ngga bisa dipungkirin, kadang kita harus kerja keras karna 'tuntutan'. misalnya sesimpel abis tk, sd, smp, sma, kuliah, kerja, nikah, punya anak, kerja kerja kerja, pensiun. ngg.. itu ngga simpel juga sih sebetulnya.

saat 'tuntutan' itu menjadi hal yang disukai, misalnya pngen kuliah dkv karna suka gambar trus kerja jadi illustrator, saat proses mengejarnya, apalagi saat berhasil dapetinnya rasanya pasti beda dibanding misalnya pngen kuliah dkv tapi karna ortu nyuruh jadi dokter akhirnya dia memilih buat 'membuang' mimpinya dan jadi kaya apa yang 'dituntut' ortunya.

okeh terlalu jauh.

dari pengalaman sehari-hari aja deh. misalnya mata kuliah 'yang penting lulus' sama mata kuliah yang bener-bener dijalani dengan maksimal karna emang seneng aka ber-passion di situ, pasti rasanya beda. either saat ngejalaninnya maupun saat dapetin hasilnya.

dipersempit lagi, gw bisa guling-guling huwa-huwa ngeluh-ngeluh begadangan saat bikin tugas super menyebalkan dengan tujuan 'yang penting lulus'. tapi klo buat tugas yang nyenengin mah rela-rela aja begadangan.

balik soal mimpi.

entah kenapa gw jadi mikir, mungkin klo anak-anak se 'powerful' orang dewasa, mereka pasti bisa jauuuhhh lebih hebat kali ya? karna mereka bisa dengan 'liar' bermimpi ekstrim.

ah lagi-lagi, gw menulis sesuatu yang gantung dan ngga konklutif bin solutif. yaudalah ya.

Tuesday, February 1, 2011

#1 ide

0 comments
ide bisa datang dari mana saja
ide bisa datang ke siapa saja
ide bisa datang kapan saja
ide bisa datang di mana saja

ide bisa datang dan menghilang
ide bisa datang tanpa diundang

"idea is nothing. but it's something when we have it"

ide itu seperti lampu
hanya bisa menyala saat saklarnya ditekan
yah, walaupun faktor mati lampu sangat mungkin (sering) terjadi
setidaknya, coba nyalakan lampunya