#1 the tallest man on earth - the gardner



i sense a runner in the garden
although my judgements known to fail
once built a steamboat in a meadow
cos i'd forgotten how to sail

i know the runner's going to tell you 

there ain't no cowboy in my hair
so now he's buried by the daisies
so i could stay the tallest man in your eyes, babe

i sense a spy up in the chimney

from all the evidence i've burned
i guess he'll read it in the smoke now
and soon to ashes i'll return

i know the spy is going to tell you 

it's not my flag up in the pole
so now he's buried by the lilies
so i could stay forever more in your eyes, babe

i sense a leak inside my phone now

from all the lies i have told
i know he has your private number
and soon he'll make that vicious call

i know the leak is going to tell you 

there ain't no puppy in your leash
so now he'll fertilize the roses
so i could stay the king you see
in your eyes, babe

so now we're dancing through the garden

and what a garden i have made
and now that death will grow my jasmine
i find it soothing I'm afraid

now there is no need for suspicion

there ain't no frog kissing your hand
i won't be lying when i tell you
that I'm a gardner I'm a man
in your eyes babe


###

"that i'm a gardner i'm a man, in your eyes babe"

"itu mulu sih lagunya, ganti dong"

"kamu tau kenapa aku ngga bosen-bosennya muterin lagu ini? karna... i'm a gardner, i'm a man, in your eyes, babe"

"ya ya ya, tukang kebun"

"tukang kebun kesayangan kamu"

"tukang kebun gombal"

"tukang kebun gombal kesayangan kamu"

###

"that i'm a gardner i'm a man, in your eyes babe"

kali ini, lagu itu mengalun di telingaku. i-pod sialan, selalu begitu. men-shuffle lagu-lagu yang tidak ingin aku dengar, namun tetap aku dengarkan. sialan, i-pod sialan, sialan, sialan tujuh turunan. aku mengumpat dalam hati.

lihat taman ini, sayang. bunganya sudah bermekaran sekarang. warna-warni, indah sekali.

"ada yang putih, dan ada yang merah. setiap hari, kusiram semua. mawar melati, semuanya indah"

ah sudahlah. tidak ada gunanya lagi. aku juga heran, masih saja ku rawat semua tanaman ini. masih betah saja ku pandangi lama sekali. bahkan terkadang, ku ajak mereka berbicara, seolah mereka manusia juga.

tanaman-tanaman ini, mengingatkanku padamu, sayang. ah ya, aku memang tidak pernah lupa, tidak ingin lupa, dan memang tidak bisa lupa.

###

"gw ada lagu nih, enak. judulnya "the gardner", penyanyinya the tallest man on earth"

"kenapa harus tukang kebun?"

"udah dengerin aja"

###

aku masih ingat pertama kali kamu mengenalkan lagu itu padaku. aku tidak tertarik. aku lebih tertarik mendengarkanmu bicara, mencoba menginterpretasikan makna lagunya. aku lebih tertarik memperhatikan pupil matamu yang membesar dan gairah yang menyemburat dalam intonasi suaramu saat bercerita. aku lebih tertarik padamu, bukan pada lagu itu.

###

"liriknya bagus"

"ya kan? menurut lo lagunya tentang apa?"

"hmm.. tentang tukang kebun dan bunga-bunganya. tentang kekhawatiran tukang kebun itu, takut salah merawat, takut layu, takut, banyak takutnya. gitu bukan? tau deh, ngarang, haha"

"haha, bisa-bisaaa.."

"emangnya tentang apa?"

"kalo menurut gw ya, lagu ini bercerita tentang inner-struggle si vokalis, dimana ada banyak ketakutan dalam dirinya, tapi dia berusaha berjuang melawan sifat-sifat buruknya. kaya lagi menanam, memupuk, dan menyuburkan 'bunga-bunga' yang dia siapin di 'taman' yang dia bikin buat kekasihnya.

2 verse terakhir, tentang gimana akhirnya dia berhasil menyelesaikan 'taman' yang dia buat untuk kekasihnya. kematian dari keburukan dia semakin menyuburkan dan memperindah 'taman' yang dia buat"

"hmm.. dalem ya"

"gw paling suka verse terakhir, dia kaya bilang ke kekasihnya, "walaupun taman ini susah buatnya dan sekarang sangat indah, bukan berarti gw seorang pangeran super, kaya cerita pangeran kodok yang berubah jadi manusia. atau kaya midas yang bikin emas dari sentuhannya. gw bikin ini dengan susah payah loh, dengan kemampuan yang terbatas sebagai manusia, 'a man', tapi gw akan tetap berusaha jadi 'tukang kebun' yang baik, supaya taman ini tetap indah, nyaman, dan damai buat kita bermain dan melepas penat di tengah bisingnya dan kotornya dunia" gitu. haha, lebay ya?"

"bagus, liriknya bagus"

###

aku masih ingat, setelah itu, kita makin sering bertukar cerita. mulai dari membahas makna lirik lagu, sampai membahas makna hidup. mulai dari membahas "kenapa tukang kebun", sampai "kenapa hidup itu seperti berkebun". mulai dari membahas apa saja kecuali kita, sampai tidak membahas apapun kecuali kita.

###


"that i'm a gardner i'm a man, in your eyes babe"


sudah selesai. lagunya sudah selesai mengalun di telingaku, namun tidak di kepalaku. seperti kamu. kita selesai, namun tidak dengan taman ini.


kamu selalu bilang, ini tamanmu, yang kau persembahkan untukku. ah, bukan, sayang. ini bukan tamanmu, bukan juga tamanku. ini taman kita.


sialan, kamu sudah menjebakku jadi tukang kebun.

Comments