#8 butterfly in my tummy - mocca



i have butterflies flying
round inside my tummy
when i'm with you

"would you be my girl?" kamu memberiku selembar kertas putih bertuliskan lima patah kata itu sambil menggaruk tengkukmu.

aku tersenyum, menatapmu yang salah tingkah, menatap ke segala arah kecuali aku. kamu tahu, bukan cuma kamu saja yang gugup, aku juga. mungkin, kecupan kilat yang pertama kalinya mendarat di pipimu itu bisa menjawab semuanya.

###

i hear bell chimes ringing
blown by wind of spring
when i'm with you

di pantai itu, kamu menggenggam tanganku untuk pertama kalinya. aku diam saja. tidak menggenggam balik, namun tidak juga melepas genggaman tanganmu. suasana terlalu canggung, namun diantara kita tidak juga ada yang memulai percakapan. kita tetap berjalan dalam diam, menikmati dentingan lonceng yang dihembuskan angin di malam itu, sesekali disambut suara deburan ombak.

###

oh this tingling feeling
makes me wanna jump
makes me wanna shout
across the room

"sayang"

pertama kali kamu memanggilku dengan sebutan itu. aku tidak segera membalas. memang, butuh waktu yang tidak sebentar bagiku untuk dapat membiasakan diri dengan panggilan baru itu. namun, ada letupan rasa yang tak terdefinisi tiap kali mendengarmu memanggilku demikian.

###

oh this feeling of longing
but damn it's so blinding
i just can't tell
if i feel happy or sad

"lo serius?" tanyanya saat aku bercerita tentangmu.
"dua rius"
"hmm.. yaudah. pesen gw cuma satu, kalo main api, ati-ati kebakar"
"untuk hal begini, gada cerita gw main-main. lo tau sendiri"
"ah tai kucing rasa coklat"
"haha, anjir"

bukan pertama kalinya sahabatku tidak setuju akan keputusanku. tapi bagiku, ini pertama kalinya aku mau mengambil resiko demi sebait kata rindu.

###

i heard blue birds
singing up around the tree
when i'm with you

i see rainbows appearing
everywhere i go
when i'm with you

"hari gini masa masih gw-lo an sih?" protesmu dalam mesej itu.
"emang kenapa harus aku-kamu an? geli ah. lagian sama aja"
"yaaah.. masa panggilannya sama kaya yang lainnya? kan orangnya spesial, panggilannya juga harus spesial"
"ngga biasa aku-kamu an. ngga pernah pake malah"
"mulai sekarang, kamu harus terbiasa"
"ih kamu maksa"
"TUH! asiiik"

kamu mengirim emoticon orang menari-nari, dan aku bergidik geli. selama ini, aku tidak pernah mau menggunakan "aku-kamu" kepada siapapun. aku lebih nyaman menggunakan "saya", "gw" atau menyebut namaku sendiri. tapi khusus untukmu, hmm.. anggap saja pengecualian.

###

oh this tingling feeling
makes me wanna sigh
makes me wanna fly
across the moon

kamu… ah, kamu. ibarat burung yang untuk pertama kalinya terbang di angkasa, denganmu, sepertinya aku lupa, gravitasi bumi masih setia menanti di bawah sana.

###

oh this feeling of longing
but damn it's so blinding
i just can't tell
if i feel happy or sad

tak terasa, waktu cepat sekali berlalu. 2 tahun telah berlalu. masih beku dalam kenangan, pelukan pertama darimu. masih segar dalam ingatan, pelukan terakhir darimu.

###

i have butterflies flying
round inside my tummy
when i'm with you

ah, ternyata, kupu-kupu ini masih saja menyimpan rindu. tapi, kini aku sudah tahu bagaimana cara mengisah rindu dengan tenang. untuk pertama kalinya.

selamat tanggal 8 september, yang pernah tersayang.

Comments