Hari ke-4: Facialalala

"Facial itu ibarat lalala tak ada logika. Udah tau sakit, tapi nggak kapok-kapok" -Tweet gw seminggu yang lalu.
Jadi, minggu lalu gw abis facial. Itu pertama kalinya gw facial beneran. Lah, emang sebelumnya boongan? Yaaa.. Anggap saja begitu. Cuma totok muka, masker, dan dikasih krim-kriman nggak jelas, nggak pake acara bersihin komedo, jerawat, atau apalah itu.

Ternyata facial itu sakit. Banget. BOK! Nggak abis pikir deh gw. Udah tau rasanya kayak penyiksaan dunia akhirat begitu, masih aja orang tetep pada rutin facial. Ckck. Emang ya, facial itu tak ada logika kalo kata Agnes Monica.

Waktu gw facial, ada seorang cowok yang sepertinya dijebak sama ibunya buat facial. TOS, MAS! SAYA JUGA! Sepanjang facial, dia heboh "Gila sakit banget ini sumpah!" Dan mbak yang nge-facial dia dengan santainya bilang "Sabar mas, biar mukanya mulus."

Dari situ gw belajar, facial itu bukan tentang mbaknya yang bangke mencet-mencet tusuk-tusuk muka seenaknya, yang dengan lempengnya bilang "Peeling dulu ya. Rasanya kaya krenyet-krenyet digigit semut." Mamam noh digigit semut. Ini mah namanya ditombak pasukan Aragog.

Jadi, kalo bukan tentang dendam Gunung Berapi ke mbak facial, tentang apa dong? Tentang sakitnya facial untuk muka yang lebih baik, lebih terawat. Kayak yang mbaknya bilang "Biar mukanya mulus". Yazek. Mamam noh mulus.

Sama kayak lalala. Bukan tentang yang dijatuhi lalala yang brengsek selingkuh sana-sini, yang ngasih harapan tapi nggak ngasih kejelasan (ciyan PHP. Penerima Harapan Palsu), yang hobinya ngajak berantem, yang bikin nangis sebaki tiap malem, atau yang lainnya.

Yak, yang galau yang galau, tisunya Kak tisunya.

Lalala dan segala perihalnya itu, sejatinya (cie sejatinya) adalah tentang rasa lalala itu sendiri. Rasa yang diiringi keinginan untuk jadi lebih baik, setelah apa-apa yang bikin sakit. Rasa yang menguji kemulusan hati, seperti mulusnya muka setelah di-facial. Beuh. Salam super.

Jadi, sekarang gw mulai paham kenapa orang nggak kapok-kapok facial walaupun sakit dan mbaknya ganti-ganti #eh ;p

Comments

santika said…
One day lo akan ngerasain ketika lo mau kawin dan nyokap lo maksa lo facial biar muka lo "bagus" pas hari H.
Rasanya kayak disodomi.
Lo pernah Bot disodomi? WOH!