Rent a Cat, TKA, dan Kelas

Beberapa waktu lalu gw abis nonton film Rent a Cat. Garis besarnya, film ini bercerita tentang seorang cewek yang menyewakan kucing-kucingnya untuk orang-orang kesepian. Anggep aja nama cewek ini Jamiko.

Dalam film ini, ada beberapa cerita tentang orang-orang yang menyewa kucingnya itu. Salah satu cerita yang menarik itu tentang seorang sales yang bekerja di tempat rental mobil. Selama 12 tahun dia bekerja, nggak ada satu orang pun yang menyewa mobil, dan dia bekerja sendirian.

Dia kesepian. Jelas, itu tema besar dari film ini. Tapi bukan sisi itu yang gw sorot.

Jadi, suatu hari di musim panas, saat Jamiko lagi berkeliling menjajakan kucingnya, ia tertarik sama sebuah undian liburan ke Hawaii yang diadakan di ruko rental mobil tempat si sales itu bekerja. Ia masuk dan terjadilah interaksi antara Jamiko dan si Mbak Sales.

Di situ, ada sepotong adegan menarik di mana si Mbak Sales menjelaskan tentang kelas-kelas mobil yang disewain. Ada 3 kelas: A, B, C. Untuk kelas A, isinya adalah mobil-mobil high class. Kelas B, mobil middle class. Kelas C? Mobil yang yaaa.. gitu deh.

Trus si Jamiko ini bilang "Kenapa mobil dengan kelas C dapet perlakuan yang beda dengan kelas A? Kenapa kelas A lebih spesial? Gimana kalo mobil kelas C diperlakukan secara spesial? Apa bisa naik ke kelas A? Kenapa sih harus dikotak-kotakin?"

Settingnya, tadinya mereka duduk berhadapan. Trus setelah Jamiko selesai ngomong, dia pindah duduk di bangku waiting list dan ngajak si Mbak Sales duduk di sebelahnya.

Tadinya suasana awkward, tapi akhirnya cair setelah mereka ngobrol-ngobrol. Si Mbak Sales cerita, karna pekerjaannya adalah menyewakan mobil berdasarkan pembagian kelas, selama ini dia terbiasa mengklasifikasikan segalanya.

Orang dengan baju bermerek mahal berarti kelas A, orang dengan handphone tercanggih berarti kelas A, cewek dengan bra cup F berarti kelas A, dan sebagainya.

Trus Jamiko nanya "Jadi, kalo lo sendiri, kelas apa?" Si Mbak Sales diem, dan berkata lirih kalo dia kelas C. Jamiko ketawa. "Berarti kita berada dalam satu kelas. Gw cup A" Dan mereka sama-sama ketawa.

###

Film ini bikin gw inget jaman-jaman ngerjain TKA tentang makanan kucing. Gw menyebar kuesioner tentang kucing peliharaan dan makanannya. Rata-rata, orang yang memelihara kucing kampung ngerasa ngga perlu repot-repot kasih makan makanan kucing. Cukup ikan murahan atau apa lah yang ada di meja makan.

Berbeda dengan pemilik kucing ras. Mereka biasanya kasih makan kucing mereka dengan makanan kaleng ataupun makanan kering. Dari sini keliatan bedanya: kelas kucing ras dan kelas kucing kampung. Ibarat mobil, kelas Mercedes dan kelas Toyota.

Waktu bikin TKA, pembimbing gw kebetulan pecinta anjing dan dia melontarkan pertanyaan yang bikin gw girang karna bertemu dengan pembimbing yang tepat. "Sebenernya kucing/anjing kampung itu apa sih pengertiannya? Kan sama-sama punya ras, walaupun rasnya campuran"

Saat itu rasanya gw pengen tos sambil jingkrak-jingkrak deh, karna pemikirannya SAMA BANGET!

Sebetulnya ya, penyayang binatang sejati biasanya udah ngga peduli ras-ras an. Sayang mah sayang aja. Ada aja yang walaupun kucingnya tergolong 'kucing kampung', sang pemilik memperlakukan kucingnya secara spesial layaknya kucing ras.

Tapi, apa dengan begitu kucing kampung jadi naik kelas?

###

Trus jadi inget, kmaren gw 1 lift sama beberapa orang cewe berpotongan 'wanita karir masa kini' banget (baca: business suite, stilleto, full make-up, hair do, lengkap dengan tas jinjing yang 'berkilauan').

Sementara dalam lift sempit itu didominasi sama para 'wanita karir masa kini', gw cuma pake kaos, jeans, hoodie, sepatu keds, muka polos tanpa make-up, rambut lepek, dan tas gunung. Haha. Saat itu gw refleks senyum-senyum sendiri, ngerasa kocak.

Sebetulnya kaya begini tuh hal yang biasa, ya secara emang di kantor gitu ya, pastilah potongannya orang-orang kantor. Tapi saat itu, rasanya lucu aja. Inget film rent a cat, inget TKA, dan bikin mikir. Kalo misalnya gw ditanya kaya yang Jamiko tanyain "Kalo lo sendiri, kelas apa?", kira-kira gw bakal jawab apa ya?

No comments:

Powered by Blogger.