Posts

Showing posts from July, 2013
That tingling sensation. Over years. Consistently attracted. Or just... me and my curiosity? Boy oh boy :">

Once Upon a Time...

"Membaca adalah latihan menulis" - @nulisbuku BENER BANGET! Gw sangat suka baca tulisan orang-orang yang gw kenal. Juga orang-orang terkenal. Atau orang-orang yang dikenal orang-orang yang gw kenal.

Tulisan mereka bagus-bagus, dengan ciri khas yang terkadang keliatan-tapi-ngga-bisa-dijelaskan. Dan ngeliat tulisan yang bagus, gw juga jadi pengen bikin tulisan yang bagus. Gw pengen tulisan gw itu ibarat kacang yang sekali dimakan, ngga bisa berenti. Err.. aneh ya istilahnya. Bodo deh.

Ah, jadi inget dulu gw pernah dikasih julukan "Ratu Analogi". Zzz, ngga gitu juga sih. Gw cuma ngerasa kalo perumpamaan itu bisa menjelaskan sesuatu secara lebih tepat dan sederhana dibanding penjelasan deskriptif. Masalahnya, nyari analoginya itu yang kadang susah. Soalnya sifatnya situasional banget dan "bego-begoan".

Terkait soal analogi, gw juga sangat suka tipe tulisan yang terkesan ringan, tapi sebetulnya berat dan tersirat. Macem cerita-ceritanya Shel Silverstein, Dr. …

The Missing Piece

Image
The Missing Piece By: Shel Silverstein
It was missing a piece. And it was not happy. So it set off in search of its missing piece. And as it rolled, it sang this song:
“Oh I’m lookin’ for my missin’ piece. Hi-dee-ho, here I go, lookin’ for my missin’ piece’
Sometimes it baked in the sun. But then the cool rain would come down. And because it was missing a piece, it could not roll very fast. So it would stop to talk to a worm.
Or smell a flower. And sometimes it would pass a beetle. And sometimes the beetle would pass it. And this was the best time of all. And on it went, over oceans.
"Oh I’m lookin’ for my missin’ piece. Over land and over seas. So grease my knees and fleece my bees. I’m lookin’ for my missin’ piece"
Through swamps and jungles up mountains and down mountains. Until one day, lo and behold!
“I’ve found my missin’ piece. I’ve found my missin’ piece. So grease my knees and fleece my bees"
"Wait a minute"said the piece.
“Before you go greasing you knees and …

The Half and Half Man

Image
(Source: here)
The Half and Half Man By: Jonathan Chan
This is the story of the half-and-half man Who didn't quite fit into anyone's plans
He wanted to paint, and to draw, and to sing But he didn't know what the future would bring
This, he decided, was what he would do He'd think up a motto, think it through and through
By that he'd abide, by that he'd exist So he scrunched up his brain and he thought up this
"I want to make people laugh and unwind I want them to have a ball of a time"
"I want to do what I like and like what I do Doing things that my brain and my heart are into"
"And if half my heart's in, and half my heart's out? I'm quitting it. There, no mucking about"
The motto worked fine for a while and a bit, But he quickly realized that nothing quite fit
Work at an office? He didn't like that And busking meant spare change and permits and hats
And it seemed as though everything was falling apart Living life as…

Friendly Gesture(?)

(Ceritanya kemaren abis mampir tiba-tiba ke rumah Yuni, ngasih kado yang super telat)

Yuni (dengan cengengesan khasnya): "Eh ngapain lo?"
Dini: "Happy birthday, Yun!" (meluk)
Della: "Cie ultah" (salaman, cipika-cipiki-yang-ngga-kena-pipi)
Yuni: "Apaan sih, najis luh" (nepok pundak)

Hahaha. Gw baru sadar setelahnya kalo gw abis melakukan gestur yang ngga biasanya gw lakuin: inisiatif cipika-cipiki. Biasanya gw ngelakuin itu kalo dari pihak sana udah ngasih gestur itu duluan, atau untuk temen yang ngga terlalu deket. Antara awkward dan 'sedih', karna jadi ngerasa asing sama temen yang udah lama (banget) ngga ketemu.

Iya, gw emang aneh anaknya. Kalo udah akrab, gw justru menghindari gestur (yang menurut gw) 'sok akrab' macem cipika-cipiki-yang-ngga-kena-pipi. Indikator "akrab" gw ada di lengan. Gw prefer megang lengan, yang kalo ada lemaknya, suka gw pencet-pencetin, ahaha.

Well anyway, I wonder... do people really grow up and…

Learned Helplessness

Jadi ceritanya... gw baca ulang postingan blog salah satu blogger favorit gw di sini. Selalu suka caranya mengulas sebuah topik yang sebetulnya cukup berat, tapi dia kemas secara ringan dan disertai bumbu humor.

Kali ini, dia mengulas tentang depresi yang sumbernya dia ambil dari buku "Life's a Pitch" karya Philip Broughton. Salah satu yang dia bahas adalah adalah hasil penelitian Martin Seligman, seorang profesor psikologi di Universitas Pennsylvania.

Gw juga ngga kenal mereka-mereka itu siapa dan blom baca bukunya juga. Biar keren aja lah, haha.

Si Henry Manampiring ini meng-highlight topik soal learned helplessness, yang menurut definisinya tuh: perasaan tak berdaya (helplessness) yang sebenarnya dibangun sendiri oleh si penderita.

Dia menuliskan ulang hasil penelitian si Prof Seligman itu, di mana terdapat 3 kategori interpretasi manusia terhadap kejadian buruk yang menimpanya. Blablabla, panjang, intinya, bisa diliat di postingan ini (males ngejabarin).

Baca itu, gw…

:(

I'm terribly sorry. If things take time, I hope this is not forever.

Let's Share!

Random, tiba-tiba mikir. Mau ngapain ya abis ini? Walaupun gw juga masih bingung mendefinisikan "abis ini" tuh abis apa, tapi gw pengen deh bisa bagi-bagi ilmu yang ngga seberapa ini, dengan harapan, makin banyak berbagi, makin 'kaya rasa'.

Ilmu tuh ibarat makanan, dan ini tuh ceritanya lagi wisata kuliner. Ketimbang masing-masing pesen menu dan makan sendiri-sendiri, bukannya lebih seru share menu? Jadi bisa saling nyicipin menu yang beda-beda.

Sebagai orang yang gampang kenyang, gw ngga 'nyari' porsi besar. Gw lebih memilih porsi kecil yang variatif. Makan tuh buat gw bukan cuma tentang kebutuhan, tapi juga tentang kepuasan. Yes, I eat for pleasure. So... sharing it is then.

Because knowledge is power. And sharing knowledge is powerful.

Asli lah ini random abis, hahaha. Gpp deh, udah lama ngga nge-random yang loncat-loncat-tapi-sebetulnya-saling-terkait (halah pembenaran).

Se-la-lu

Buat lo yang biasanya se-la-lu dodol ceria,

Lagi kenapa? Tumben 'gelap' banget akhir-akhir ini. Udah lama mau nanya, tapi sori gw cupu 'ngga berani' mulu nanya-nanya, ahaha. Apa pun itu, semoga sekarang udah baik-baik aja ya.

Salam sayang,
Temen lo yang diem-diem suka stalking, diem-diem khawatir, dan diem-diem ngedoain. Se-la-lu ;)

Keypad HP

Image
Dulu, gw punya kebiasaan nyatet di notes HP tentang apa pun yang terlintas di pikiran waktu lagi bengong. Bodo amat ngaco, aneh, menye-menye, atau ngga jelas. Gw cuma pengen nulis, nulis, dan nulis.

Entah itu reminder, catetan penting, quote dari buku atau film, ngutip omongan orang, random wondering, ungkapan emosi yang ngga tersampaikan, khayalan-khayalan ngga jelas, dan masih buanyaaak lagi.

Dulu. Waktu masih ber-HP dengan keypad beneran.

Sekarang, semenjak punya HP touch screen, entah kenapa jadi males. Sensasinya beda soalnya. Okeh, anggep aja ini alesan doang, tapi yaaah.. begitulah kenyataannya.

Kangen, kangen banget masa-masa melipir di mana pun gw bisa melipir sendirian, sibuk tak tuk tak tuk ketak-ketik sana-sini, trus jalan lagi, seolah gada apa-apaan.

Haha, sepele sih. Kesannya "yaelaaah, penting banget sih Del". Tapi emang deh... little things do matter most. Termasuk perihal HP ber-keypad beneran versus HP ber-keypad touchscreen.

I just miss the sensation of ty…

Mission Accomplished

Taun lalu, gw pernah nulis 'surat cinta' untuk unit yang gada matinya ini: Marching Band Madah Bahana Universitas Indonesia. Kalo dulu posisnya jadi penonton, kali ini jadi yang ditonton.

MBIC 1: "Simfoni Kenangan Sebuah Perjalanan"

Gw masih inget dengan jelas beberapa momen MBIC 1 waktu itu. Beberapa di antaranya:

1. Dateng ke Pusgiwa sama Qopit-Andono nonton pasukan latian. Super like a boss banget duduk di kursi roda sambil selonjorin kaki yang masih diperban. Pas break, anak-anak guard pada nyamperin :')

2. Nonton run through di Balairung dengan senyum-gigit-bibir dan mata berkaca-kaca, terus akhirnya nangis juga pas pulang sambil nyetel lagu "Part of Your World" kenceng-kenceng di mobil.

3. 'Dimarahin' gara-gara leloncatan pecicilan foto-foto sblom show time.

4. Nama gw dan Luli dibacain Abang (announcer).

5. Diwawancara orang Big Pictures pas kelar show, ditanya kesan pesan dan cuma bisa jawab "Seneng.. seneng.. seneng.. banget" d…