Random 16: 'Normal'

Gw percaya semua orang itu normal... awalnya. Selanjutnya, terserah Anda.

Dan ternyata gw ngga sendirian. Seperti yang udah pernah gw tulis, akhir-akhir ini gw lagi giat mampir-mampir, random blogwalking. Salah satunya ke blog ini, blog seorang guru TK. Di salah satu postingan blognya, dia bilang:
"Everybody is normal, till you get to know them"
Baca tulisan-tulisannya, gw makin yakin kalo kita itu menarik orang-orang yang mirip dengan kita. Dan vice versa. Kita pun tertarik dengan orang-orang yang serupa. Gw ngga kenal sama si empunya blog, tapi akan sangat menarik kayanya kalo bisa kenalan sama ibu guru TK itu, sesama orang (ngga) normal.

Yah, seenggaknya gw ngga me-(ngga) normal sendirian di rumah.

Ada bokap yang bisa tiba-tiba bilang "papa udah ngincer boxing set buat kado ultah Dillo (saudara sepupu berumur 5 taun)" di pagi yang cerah (yang entah alesannya apa). Atau pernyataan "rambut papa kalo panjang jatoh, kaya pemain suling" (yang entah maksudnya apa).

Atau adek (18 taun, mau masuk kuliah) yang komentar "jerapah itu asalnya dari dinosaurus" (yang entah sumbernya dari mana). Atau nyokab yang nyuruh gw dan adek-adek gw buat pergi ke Trans Studio Bandung pagi-pagi cuma karna pertanyaan "amphitheater tuh di mana sih? Oh, di Trans Studio Bandung ya?" di malam harinya (yang... entahlah).

Well anyway, ain't being normal overrated?

Comments