Random 2: Merantau dan Mudik

Gw selalu penasaran gimana rasanya jadi anak rantau, gimana rasanya mudik. Seumur-umur tinggal di Jakarta, seumur-umur ngga pernah ngerasain punya kampung halaman. Merantau paling jauh juga ke Depok, mudiknya ke Bintaro, haha.

Bicara soal fenomena mudik yang selalu fenomenal menjelang lebaran, gw kadang suka bertanya-tanya. Kenapa ya orang rela berdesak-desakan di kereta? Ngemper di terminal nunggu bis? Macet-macetan belasan bahkan puluhan jam di jalan? Bela-belain road trip lintas pulau? Nabung setaun cuma buat pulang seminggu? Kenapa?

Kalo kata buku Rantau 1 Muara:
"Merantaulah, kau akan mendapat pengganti kerabat dan teman. Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang"
Mungkin, karna mudik rasanya semanis itu kali ya?

Comments