Tentang Berbagi

Ini sok iye dan apa banget sih sebenernya, haha, tapi pengen banget nulis ini. PMS merajalela, bikin prahara di hati dan kepala.

Ada kalanya kita sakit hati luar biasa sama orang paling spesial di hidup kita (note: bukan pacar apalagi mantan). Dari semua orang, kenapa harus......?

To make it worse, rasanya ngga ada siapa pun yang bisa dipercaya buat diajak cerita. Bolak-balik nyoba, bolak-balik kecewa. Atau mungkin karna ekspektasi yang di atas rata-rata?

Well, I sometimes question myself: do I set the bar too high?

Oke lah, mungkin boleh deh sedikiiit aja membagi kepercayaan. Katanya kan, sedikit demi sedikit, lama-lama jadi bukit. Kalau pelit, lama jadi bukit. Dan ternyata rasanya legaaa! Klise, tapi seriusan selega itu loh mendapati bahwa kita ngga sendirian.

"Berbagi bikin hepi" -Akademi Berbagi
Meskipun bikin hepi, ngga perlu kasih semuanya, namanya juga berbagi. Tetep harus 'sisain' bagian buat diri sendiri. Biar gimanapun, terlalu banyak berbagi bikin ketergantungan.

Dan gw cuma ngga mau membiarkan berbagi jadi candu. Begitu.

Comments

winas said…
bagi apa sih? bagi duit? bagi dong