#1 Mengadili Anies (mid 20-es Series)

Kmaren sore gw dateng ke acara "Mengadili Anies" yang terbuka untuk umum. Di acara itu, semua orang berkesempatan buat tanya jawab (ya ngga semua sih) langsung sama Anies Baswedan yang katanya mau maju jadi capres.

Actually, I take notes. But since I suck at note taking, so NO! This post won't be about a report or something. It's just my first impression meeting him in person.

Jadi, seperti yang pernah gw tulis di sini, topik politik bukanlah 'it' thing buat gw. Malah bisa dibilang, salah satu topik yang gw hindari. Ngga tertarik. Titik. Tapi berhubung melek politik itu (ternyata) penting, jadinya yaaah.. minat ngga minat harus nyari tau.

"Just because you do not take an interest in politics, doesn't mean politics won't take an interest in you"
Bener banget. Nyari tau tentang dunia politik sebenernya bukan soal kita tertarik apa ngga, tapi mencegah supaya ngga jadi 'korban' politik yang menaruh ketertarikan pada kita untuk sesuatu yang buruk. Korupsi contohnya.

Walaupun satu dari semilyar, ternyata ada kok yang beneran bikin tertarik. Anies Baswedan ini misalnya. Kalau ngga mah ngapain gw sampai dateng ke acara "Mengadili Anies" segala? Eh tapi kalau ada acara serupa yang subjeknya Mr. Pelanggar HAM, gw juga mau dateng sih. KALAU ada.

Anyway, acara yang berdurasi kurang lebih 2.5 jam ini diisi dengan tanya jawab dari Twitter, Email, dan audiens yang hadir. MC-nya Indra Bekti.

Pertanyaan yang diajukan bervariasi. Dari yang 'bego-begoan' macem boyband, yang standar kaya nanyain cita-cita, sampai yang agak 'nyerempet' kaya kalau dia berpasangan dengan Mr. P. Semuanya dijawab dengan tepat guna.

Btw, masa ya, ada yang alih-alih bertanya, malah berdoa dan minta didoakan. Gw aamiin aamiin aja daaah, ngga ngerti soalnya si 'Bapak Ustadz' ngomong apa. Banyakan bahasa Arab nya daripada bahasa Indonesia nya -___-

Ini tuh entah gw nya yang gampang terpesona apa Pak Anies emang memesona, gw semakin yakin akan milih Anies Baswedan KALAU dia menang konvensi Demokrat. Maaan~ this charismatic guy really has leader quality.

Pak Anies bisa ngeliat masalah secara holistik dan bisa menjabarkannya dengan sederhana. Bahkan sempet ada yang nanya "Pak, kayanya jadi presiden gampang banget ya, padahal rumit" Haha, lawak deh mas. Itu mah emang doi aja yang jago identifikasi masalah.

Selain itu, dari video-video dan testimoni yang pernah gw liat, Pak Anies ini punya keahlian persuasi dan negosiasi yang baik. Gagasan-gagasannya juga cerdas dan kritis. Sayangnya, gw gatau nih pendekatannya 'nyampe' ngga ya ke kalangan grassroot? Mungkin lewat program IM kali ya?

Ah tapi kalaupun ngga lolos konvensi, yaaa.. semoga dukungan selalu menyertai pemimpin yang baik lah. Siapa pun. Aamiin.

"Saya bukan juru kampanye Partai Demokrat. Saya juru kampanye Indonesia Raya" -Anies Baswedan
Menjelang penghujung acara, semua audiens diajak nyanyi Indonesia Raya bareng-bareng, dan di tengah-tengah lagu, gw stop nyanyi, merem, ngerasain, dan dengerin suara orang-orang, trus tanpa sadar........ nangis.

Ngga pernah kebayang deh ini lagu bisa se-meaningful ini. Biasanya nyanyi males-malesan pas upacara bendera (BOK! Jaman kapan tuh?). Tapi saat itu, kaya ada sebuah kekuatan magis yang menghipnotis trus bikin mendadak nasionalis.

Haha, konyol sih, tapi yaudalah ya. Gw cuma terharu aja, ternyata masih banyak orang baik yang kalau istilah Pak Anies "memilih turun tangan, bukan cuma urun angan". Ternyata, di tengah segala ke-apatis dan skeptis-an, kita masih punya harapan kok. Masih ada yang peduli sama Indonesia Raya.

Terakhir, mau ngutip dikit kata-kata penutup dari Pak Anies:
"Nama acara ini memang 'Mengadili Anies', tapi sebenarnya, semua yang datang sedang memikirkan Indonesia"

Well said, Sir. Good luck for us :)


Comments

Anonymous said…
Aduh kalo dia beneran maju kayanya gue bakal milih dia deh. :)
Iya Nyaaa, gw juga pasti bakal milih dia, sekecil apapun kans menangnya. Semoga lolos konvensi. AAMIIN.