Saturday, May 23, 2015

Jerawat

0 comments
Muka gw sekarang dekil. Dulu juga sih. Tapi ini ditambah jerawat. Parah. Kesel sampai bikin insecure lihat cermin. Yang menyebalkan, di ruang guru, depan pintu masuk tempat parkir sepatu, digantung sebuah cermin seukuran badan yang membuat gw terpaksa melihat pantulan seorang gadis (anggap saja) belia mematung meratap titik-titik merah yang ibarat pahlawan. Mati satu tumbuh seribu. ARGH!

Dulu gw pernah juga jerawatan karena stres, sering begadang, dan emang jorok males cuci muka. Nah sekarang, stres sih kadang, tapi cepet pulih. Tidur gw cukup. Cuci muka rajin. APANYA YANG SALAH?! Ngeselin.

Kebetulan, seminggu yang lalu gw kena campak (kalau di desa disebutnya 'kerumutan'). Muka berjerawat, mata merah, dan ada bintik-bintik campak. Sungguh kombinasi yang ciamik.

Saat itu, gw akhirnya pasrah bercerita ke orang rumah, berharap dapat pencerahan karena di desa cuma dikasih air doa dan air kelapa, serta susu putih. Detoks yang bikin kembung.

Walhasil, dikirimlah satu paket obat-obatan dari rumah, salah satunya minuman herbal dari teripang. Berhubung gw berniat banget untuk sembuh dan menghilangkan jerawat, gw minum lah itu jeli teripang super hueks 3 sendok makan 3x sehari PLUS gw jadikan masker, dipakai 4x sehari.

Alhamdulillah dalam 3 hari di kabupaten, jerawat dan bekas campaknya mengering. O hail masker teripang! Di sini, gw pikir masalah selesai.

Balik ke desa, jerawat gw tambah parah. Insecure level Uka-uka. Gw cerita lagi ke orang rumah dan bokap gw menyarankan cuci muka dengan air mineral serta mengganti sabun muka non alkohol yang mengandung sedikit busa.

Ngga nyangka, bokap gw paham betul urusan perawatan muka. Iya, papaku memang random seperti itu.

Usaha menghilangkan jerawat ini juga diselingi dengan konsultasi (dan curhat) pada seorang teman yang memakai produk perawatan wajah super mahal yang berinisial SK II.

Berhubung gw sedang memakai produk minyak daun teh atau bahasa kerennya tea tree oil, ya sudah, habiskan dulu apa yang sudah dibeli. Sayang. Mending uangnya dipakai beli pentol.

Entahlah, sampai sekarang masalah jerawat ini masih belum selesai, dan gw rasa, sebetulnya penyebabnya cuma satu: rindu rumah.

Ah.


Friday, May 1, 2015

On Being 25

0 comments
I'll be 26 in two days.

Geez, I'm getting older. It still feels like my age stops at 19, haha. So, how is it, being 25? Well, nothing changes much actually. I'm still me, only with different age. Closer to 30 than 17.

Anyway, have a wonderful life in this whole new world, Del :D