Mereka Ini


Mereka ini. Yang selalu ada. Ketika salah satu anggotanya down, semua sepakat meluangkan waktu bertemu, menempuh perjalanan panjang dari ujung ke ujung untuk sesi "1 jam lebih dekat", sesi team bonding yang meyenangkan.

Mereka ini. Yang selalu menjaga. Yang punya kebiasaan mengabari ketika sudah kembali ke desa masing-masing. Yang ketika lo sakit di ujung pulau, telfon nggak berhenti berdering, SMS pun terus masuk, menanyakan kabar, apa yang bisa dibantu, bahkan muncul tiba-tiba untuk mengecek keadaan dan membawa obat-obatan.

Mereka ini. Yang selalu perhatian. Ketika tertidur di ruang ber-AC dan nggak berselimut, esok paginya sudah ada jaket ataupun sarung bertengger hangat di badan lo. Ketika lo demam kemudian tertidur, lalu terbangun dengan kompres di kening. Ketika lo terlihat murung dan diberi 'hiburan' sebungkus cokelat dan seulas senyum.

Mereka ini. Yang selalu membuat perayaan ulang tahun sederhana terasa spesial. Yang rela menempuh jalan berbatu, berlubang, becek, atau menyebrangi lautan berombak kencang hanya untuk merayakan ulang tahun malamnya, lalu kerja lagi besoknya.

Mereka ini. Yang selalu membuat lo merasa dekat. Ketika lo sedang mudik nun jauh ke pulau seberang, lo dikirimkan video suasana kumpul kemudian ditelfon hanya untuk bilang "rasanya sepi dan nggak lengkap kalau nggak bersepuluh".

Mereka ini. Yang selalu mendukung. Jangan harap dimanja dengan kata-kata manis ketika menghadapi masalah. Yang ada, justru ledekan dan celaan di mana-mana. Tapi lo nggak akan dibiarkan sendirian menanganinya.

Mereka ini. Yang selalu siap membantu. Yang justru marah ketika lo berusaha mandiri dan nggak mau merepotkan yang lainnya. Yang meski lo tekankan "gpp gw bisa sendiri kok" tetap bersikeras membantu. Atau setidaknya menemani.

Mereka ini. Yang selalu istimewa. Yang sebenarnya dominan tapi terlalu rendah hati untuk mendominasi. Yang lebih memilih peran di belakang layar untuk merangkul dan mendorong penggerak lokal berpotensi yang masih malu-malu untuk unjuk aksi.

Dipertemukan di pelosok Borneo dengan orang-orang kayak mereka ini. Kurang beruntung apalagi coba? Alhamdulillah :)

"Friends are family you choose" -Jess C Scott.

Comments