What's Next?

3 bulan lagi saya kembali ke 'habitat'. What's next? Hmm.. saya masih belum tahu mau jadi apa -sejujurnya masih ada sisa obsesi terpendam jadi copywriter sih-, tapi saya sudah tahu mau saya apa.

Kadang, saya suka cengar-cengir sendiri membayangkan what's next.

Salah satu yang mau saya lakukan adalah pergi ke Santorini, sebuah pulau kecil yang cantik di Yunani, tahun depan. Bagaimana caranya? Saya pun nggak tahu, haha. Selain itu, saya mau jadi relawan sebuah penangkaran hewan liar di Manado, namanya Tasikoki.

Saya juga berpikir untuk mendaftar Forum Indonesia Muda, ikut Kelas Inspirasi, terlibat dalam Akademi Berbagi, kontribusi tulisan di buletin alumni MBUI Tune In dan mengaktifkan kembali Estafet Buku. Program pertukaran budaya SSEYAP (The Ship for Southeast Asian Youth Program) kayanya seru juga. Pesiar ke Jepang meeen!

Terus, kalau ada kesempatan, saya masih mau jadi volunteer Europe on Screen, Citra Pariwara, dan lainnya. Tapi kalau volunteer-an mulu, duit dari mana? 'Kerja beneran' nya kapan? Nah, itu dia (potensi) masalahnya!

(Potensi) masalah berikutnya adalah saya nggak yakin ortu setuju kalau saya main-main terus. Papa maunya saya kuliah lagi. Mama maunya saya nikah. Maunya si mama ini yang berat. Nanti dulu dong plis. 28 deh. Doain aja udah ada calonnya. Tapi maunya yang itu *lalalaaa.. aamiin dulu aja*

Sebetulnya kalau saya ditawari kembali lagi ke kantor lama, kerja bareng dua teman saya yang canggih-canggih untuk ngurusin para ilmuwan jenius, saya nggak nolak juga. Kalau 'kerja beneran' definisinya adalah kerja kantoran, saya tertarik banget MT Star Danone bagian Marketingnya Aqua atau HR.

Cuma kalau langsung kerja lagi atau jadi job hunter, kesempatan volunteer-an berkurang. Tapi mayan sih, bisa nabung ke Santorini, fufufu.

Banyak maunya ih. Biarin! Lebih baik punya banyak mimpi yang bisa diwujudkan daripada nggak punya mimpi sama sekali, kan?

Malahan, dengan menuangkan wacana yang membludak di kepala dalam bentuk tulisan seperti ini, saya tuh jadi sadar. Ternyata yang membuat saya keseruan sendiri dan rasanya energi recharged terus tuh sesuatu yang berhubungan dengan gerakan sosial, konsep ide-ide kreatif, volunteerism, dan tulis-menulis. Njir ke mana aja yah selama ini?

Tapi saya nggak ngoyo kok. Soalnya saya percaya, I may have it all somehow, but not all at once. If I insist, I may lose it all. Been there done that, learn it hard way. Banyak lah kejadian yang bikin saya harus pinter-pinter kompromi sama semesta.

Cuma yang ke Tasikoki sih serius. Awal tahun depan mungkin. Antara Januari akhir atau Februari awal. Yang Santorini juga serius.......... kalau udah ada duitnya :))

Aamiin.

2 comments:

Anonymous said...

Amin, nona. Semesta pasti mendukung.

- dari Hamba yang selalu mendoakan yang terbaik untuk Nona.

fidella anandhita savitri said...

makasih ya hamba :)) *gada istilah yang lebih bagus apa ya? hahaha

Powered by Blogger.