Sukses Itu Proses (part 2)

5. Push

Teman saya --sebut saja Bayu-- pernah bilang, mungkin life traps saya adalah unrelenting standard. Hah? Apa itu life traps? Apa itu unrelenting standard?

Singkatnya, life traps merupakan 'jebakan' di masa kecil hasil didikan orang tua yang terbawa sampai dewasa. Life traps ini dipandang sebagai sebuah masalah, makanya harus diatasi.

Sementara itu, unrelenting standard adalah salah satu bentuk life traps di mana seseorang dituntut dengan standar tinggi di masa kecil, sehingga ia tumbuh menjadi orang dewasa yang nggak pernah puas.

Bayu bilang, saya yang workaholic, ambisius, dan perfeksionis ini masuk kategori unrelenting standard. Bukan tanpa alasan sebetulnya dia bilang gitu, soalnya saya memang sering banget ngomongin kerjaan. Suka aja bahas berjam-jam, bahkan dalam pertemuan kasual.

Saya sendiri sih nggak merasa saya workaholic. Cuma workafrolic. Hahaha. Makanya, saya bergidik nggak nyaman dengan judgement itu, lalu protes ke Bayu.

Dia bilang, selama kita nggak ngerasa itu masalah ya gpp. Buat dia, dengan mengetahui apa life traps nya, justru membantunya untuk keluar dari situ. Good for him then, but not for me.

Buat saya, dengan takaran yang pas, nggak pernah puas itu justru bisa jadi kekuatan. Yes true, I tend to push myself hard and never can really be satisfied. But then I realize, ain't life boring when you're easily satisfied?

6. Serve

Ini yang baru saya sadari belakangan. Kita boleh nggak puas dan terus mendorong diri sendiri untuk jadi lebih baik, tapi harus ingat juga, jangan melakukan sesuatu cuma untuk diri sendiri aja. Kalau 'mantra' yang bolak-balik ditekankan di IM:

"It's not about me. It's about them"

Saya memang nggak pernah puas, tapi ketika melakukan sesuatu dengan ikhlas, membuat orang lain tersenyum puas, rasanya semua kerja keras terbayar lunas.

'Puas' ketika berusaha dan 'puas' ketika berbuat baik sama orang lain itu rasanya bisa beda jauh. Karena susah jelasinnya, mari anggep aja apa pun yang kita lakukan, kita sebenarnya sedang melepaskan energi.

Pada prinsipnya, energi itu kekal. Energi nggak bisa musnah, hanya berpindah. Jadi ketika orientasinya hanya diri sendiri, energinya akan muter di situ-situ aja. Tapi ketika kita memberikan pelayanan, berbuat kebaikan, kita sedang melakukan 'donor energi'.

Walaupun saya takut disuntik dan nggak pernah donor darah, tapi saya dapat cerita dari teman-teman pendonor. Mereka bilang, donor darah itu nagih karena rasanya segar sehabis mendonor. Charging.

That's the exact same thing when you serve. You'll feel refreshed like your energy recharged. It feels good when deed is good. It feels.......... meaningful :)

7. Ideas


Persis! Balada badai otak yang selalu dipenuhi ide. Kadang suka frustrasi sih ketika sebuah ide yang diungkapkan sulit dieksekusi. Padahal, katanya kan sebaik-baiknya ide adalah yang dieksekusi. Tapi boro-boro, saya sendiri suka kebingungan menyampaikan ide saking banyaknya 'tab'.

Prosesnya gini: punya ide, merenung, diskusi, eksekusi, revisi, ketemu ide baru, kembali merenung, kembali diskusi, kembali eksekusi, kembali revisi, dan bingung sendiri. Hahaha.  Selalu begitu, dan ya mungkin prosesnya memang begitu.

Makanya, sebagai outletnya, menulis menjadi ajang latihan buat saya untuk menyampaikan gagasan secara jernih dan terstruktur. Tantangannya, gimana realisasinya? Balik lagi ke situ :))

8. Persist

Saya ingat, dulu saya suka tanya sama mantan saya --sebut saja Budi-- tiap kali insecure. Apa sih kelebihan saya? Si Budi selalu bilang saya ini anaknya persisten. Dulu, saya nggak puas dengan jawabannya. Nggak jelas juga sebenarnya jawaban apa yang saya harapkan.

Sekarang, saya jadi bersyukur punya 'modal' persisten. Pokoknya selama keinginan masih ada, motivasi masih kuat, hambatan belum mentok, hajar lah!

Dari 8 poin di atas, seperti tujuan saya nulis untuk diri sendiri di masa depan, saya cuma pengen ngingetin Della sekian tahun lagi:

"Hey dear, keep all of these secret ingredients in mind, and you're on your way! Don't ever worry about temporary failures. Success never lies in results. Success is actually process. Promise me to keep going no matter what"

No comments:

Powered by Blogger.