Dua Sendok Teh

"Jadi, lo suka nggak sama dia?"
Saya gelagapan mendapati diri bertanya monolog. Padahal, rasanya mau bilang "gimana bisa nggak?"

Suka.

Nggak harus konteksnya hubungan romantis. Bleh. Makin ke sini saya makin merasa orang-orang memaknai 'romantisme' sedikit terlalu berlebihan. Bikin giung.

Suka.

Kadang sesederhana warna favorit. Atau alasan kenapa beli baju yang motifnya aneh. Atau keputusan untuk memilih destinasi wisata. Atau jawaban ketika urek-urek lembar SPMB dan menentukan jurusan.

Suka.

Jungkir-balik mencari alasan yang masuk akal, dan akhirnya menemukan bahwa manusia memang makhluk irasional yang mencoba berpikir. Bukan sebaliknya, makhluk rasional yang mencoba merasa.

Suka.

Kata yang tepat untuk mewakili rasa 'dua sendok teh'.

No comments:

Powered by Blogger.