Posts

Showing posts from December, 2017

Let's Grow Our Food!

Pernah dengar ungkapan "eat what you kill"?
Saya nggak percaya itu. Sebegitu kejamnya kah dunia sampai harus membunuh untuk makan? Rasa-rasanya ada yang ganjil.
Tunggu dulu. Ini konteksnya apa ya?
Mari saya ceritakan sebuah kisah. Tentang seorang karyawan yang mengeluhkan gajinya yang kecil, bahkan di bawah UMR, padahal dia merasa sudah bekerja sangat keras.
Ketika ia mengajukan kenaikan gaji pada atasannya, dibalas "eat what you kill" a.k.a. "kita cuma mampu bayar kamu segitu. Kalau mau lebih, kamu usahakan dengan cara lain".

Sementara dari sisinya, ia merasa diperlakukan tidak adil. Kalau pun dituntut untuk berburu, pinjamkan senjata dan ajarkan caranya. Buatnya, ini hanya tipu muslihat saja agar perusahaan bisa hemat pengeluaran untuk gaji.
Tentu saja cerita ini fiktif. Hanya ilustrasi bagaimana kapitalisme bekerja. Semakin kuat kamu, menguasai senjata dan lihai menggunakannya, semakin banyak makanan yang bisa kamu makan.

Sementara ada mereka yang jug…

2017. Ada Apa?

12 bulan ini berjalan luar biasa sampai saya sendiri bingung mana yang mau di-highlight. Mungkin secara acak dan teringat ada beberapa:
Mengutarakan sesuatu yang nggak pernah terpikir seumur hidup akan melakukan ini. Ada di tahap memastikan kesiapan diri dan punya ekspektasi jawaban.Mengalami sesuatu yang cukup mengobrak-abrik apa-apa yang tadinya saya percaya. Walaupun sebetulnya nggak boleh melabeli diri, tapi bisa dibilang ini 'depresi mini'. Karena satu tingkat di atas sedih, tapi barangkali 1 tingkat di bawah depresi yang sebenarnya.Membuktikan sendiri ungkapan yang bilang "orang yang jarang marah biasanya sekalinya marah, ngeri banget" dan bersyukur masih ada yang peduli.Sambungan poin 1. Secara mengejutkan, tak lagi mencari jawaban. Yang dicari adalah ketenangan. Menikmati ketidakpastian.Mendapat 2 panggung besar: syuting Big Circle di Metro TV dan isi acara di Idea Fest. Malah makin sadar, saya tak butuh panggung sedemikian besarnya.Ohya, 1 panggung lagi: acar…

Resep Rahasia

Garam.
Cuka.
Lada.Kecuali gula.Jadi cerita.
Pada masanya.

Akui Saja

Akui saja. Tak ada yang suka di-judge, meski mati-matian bilang nggak peduli omongan orang.
Akui saja. Ada omongan yang sangat dipedulikan, meski mati-matian bilang nggak usah baper kalau orang komen.
Akui saja. Bahwa selalu ada ketakutan itu. Takut di-judge, takut dikritik, dan yang paling bikin takut: nggak didukung sama orang yang paling diharapkan mendukung.
Kau tahu kepanjangan emosi? Emotion. Energy in motion. Kau tahu hukum kekelan energi? Bahwa energi tak bisa hilang, hanya berpindah tempat.
Jadi akui saja beragam emosi yang mampir ke hidupmu. Bukan cuma kamu, bukan cuma milikmu.
Aku-i saja. Meng-aku. Meng-kamu. Meng-kita.