H2: Bantar Gebang

Ternyata nggak asik kalau main ginian sendirian. Nggak ada kontrol sosial.
Saya mau curang ya. Jadi ini copas dari Instagram:

###

"WE CAN FIX THIS"

"We're lacking of empathy. We need more exercise on experience-based learning"
Saya ingat betul pertemuan pertama dengan Yuri dan Mbak Peggy, mendengarkan masukan untuk Limitless Campus batch 2 dan merumuskan bagaimana menghadirkan pengalaman belajar berempati. Lalu saya dan Lintang ketemu salah satu penggerak Bantar Gebang, namanya Resa Boenard di sebuah acara.

Saat mendengar cerita Mbak Resa yang inspiratif, kami kode-kodean sepakat “this is the perfect place to learn!”

Dan dugaan kami tepat. Pengalaman belajar di sana sungguh………. mindblowing.

Kompleksnya permasalahan bikin bingung harus mulai dari mana untuk membantu. Kebayang nggak lo, liat anak-anak mungutin makanan di tumpukan sampah trus dimakan? Atau ada makanan jatoh, dirubung lalat, keinjek, terus dimakan lagi? Atau tiap lo sadar lagi napas, yang bisa lo hirup cuma ‘wangi eksotis’ sampah? Atau tiap mandi gatel-gatel karena air tanah yang entah terkontaminasi apa?

Dan masih ada manusia yang hidup di sini.

Tapi melihat Mbak Resa dan komitmennya untuk membuat Bantar Gebang lebih baik lewat komunitas Kingdom of BGBJ, semangat Student LC dan berbagai insight yang mereka ceritakan, support para Coach dan Mentor LC, juga senyum gembira anak-anak di sana membuat saya malah merasa sangat optimis.

Menurut data, volume sampah yang dihasilkan DKI Jakarta mencapai 7.000 ton per hari. Walaupun memang ada kritik untuk pemerintah terkait hal ini (terutama soal 24 jam operasional kerja truk sampah), tapi negara pun sedang berproses. Lagipula, kita pun turut menyumbang sampah, kan?

Jadi apa yang bisa dilakukan? Minimal, hemat konsumsi plastik. Sedotan, kantong plastik, botol minum kemasan, dsb. Atau sesimpel menghabiskan makanan, karena ternyata kontribusi sampah rumah tangga terbesar adalah dari makanan sisa.

I guess, what Yuri and Mbak Peggy once said about empathy and experience-based learning, now we --at least-- get a glimpse sense of it. Thank you and well done! Am very hopeful we can fix this together.

No comments:

Powered by Blogger.