Mencoba Sekali Lagi

"Kenapa kamu masih mau coba lagi tahun ini?"

Awalnya saya pikir akan mudah jawab pertanyaan ini. Tapi nyatanya, saya sempat diam sejenak waktu wawancara dan ditanya ini. Mikir.

Akhirnya saya cerita kalau saya dan teman-teman komunitas yang berasal dari Kelas Inspirasi Tangerang Selatan sedang merumuskan program untuk LPKA Tangerang, dengan nama baru komunitas INSPIRASA. Jadi, pengalaman di SSEAYP akan sangat membantu untuk proses perumusan ini nantinya.

Mundur sedikit, 3 tahun lalu saya mencoba ikut seleksi SSEAYP dan gagal. Saya masuk peringkat kedua. So close yet so far, karena kuotanya hanya satu orang. Apa itu SSEAYP dan bagaimana proses seleksinya? Saya pernah menulis ceritanya di sini.

Lalu seperti yang sudah diduga, keluar juga pertanyaan ini saat wawancara dengan alumni:
"Menurut kamu, kenapa kamu nggak terpilih waktu itu?"

Saya pun bertanya-tanya pada diri sendiri. Harus diakui, 3 besar yang jadi kandidat untuk SSEAYP betul-betul punya 'warna' yang berbeda. Yang terpilih adalah dokter yang sekarang lagi lanjut sekolah di Harvard. Satunya lagi adalah atlet wushu yang pernah jadi girl band genre-genre Cherry Belle gitu. Sementara saya? Waktu itu saya baru pulang dari penempatan, setelah setahun jadi Pengajar Muda. Warna-warni banget kan? Kalau saya jadi juri, pasti berat juga menentukan.

Jadi yaaa.. singkat cerita, jawaban saya kurang lebih begini:
"Apa pun alasannya, selalu ada alasan untuk kembali mencoba, dan di sini lah saya. Sekali lagi."

Keputusan ini sebetulnya bukan keputusan yang gampang, karena saya tahu persis konsekuensinya, susahnya mengatur prioritas dan meluangkan waktu di tengah aktivitas yang lagi padat-padatnya sementara seleksi PPAN yang berlapis ini cukup butuh atensi lebih.

Tapi yaaa.. lebih baik menyesal karena mencoba daripada menyesal karena nggak pernah mencoba, kan? Jadi, kenapa nggak?

Comments

Anonymous said…
Anda orang yang sangat menginspirasi dan punya jiwa sosial yang tinggi, saya takjut dengan anda, tak hanya pintar tapi juga cantik, semoga saya punya kesempatan buat ketemu ada lagi dilain waktu.
Fidella Anandhita said…
Terima kasih apresiasinya :) Ini dengan siapa ya kalau boleh tau?
Anonymous said…
Sesorang yang kerja sama anda saat GIIAS, tapi gak pernah ngomong dan kenalan