Sembunyi

Dulu, kalau perasaan lagi nggak nyaman begini, saya suka sembunyi di balik hal-hal yang berbau nonfiksi. Di sana, rasanya nggak ada yang tanya saya lagi kenapa. Adanya, sama-sama cari tau kenapa sesuatu bisa terjadi. Pengetahuan jadi tempat persembunyian paling aman.

Kalau sekarang, saya cuma pengen nyamperin yang kasih perasaan nggak nyaman itu. Pengennya nggak perlu sembunyi. Pengennya nyamperin kamu, hal nonfiksi yang paling saya mau tau. Boleh nggak sih?

Comments

Dhea said…
I'm back to blog-walking!

Flashback:
Dimulai dari menyadari account FB gue bertahun2 dipakai cuma untuk urusan market analysis dan perkantoran, kemudian let's see personal timeline gue isinya apa, ketemu lo dulu suka tagging gue di FB dan menyebut blog, jadilah iseng2 cek blog punya gue, lo, dachian, dan nanieanan.

Present:
Baca postingan ini. Hm.
Sikat del, hajar aja dari depan. Sekarang kepala 3 kita udah makin ga perlu basa-basi sama society ;)