Posts

Showing posts from September, 2012

#9 tuan nona kesepian - tulus

Image
tuan kesepian, tak punya teman hatinya rapuh, tapi berlagak tangguh kamu. si tampan berbulu abu-abu dengan reputasi yang tidak terlalu baik. sombong, angkuh, dingin, dan seperti membenci apapun kecuali makanan. kamu tidak punya teman. tepatnya, kamu tidak pernah menggubris siapapun yang mencoba berteman denganmu. kamu selalu menghindar, seolah-olah mereka semua gangguan paling menyebalkan dan merepotkan. kamu. dan perkenalan pertama kita. di suatu hari yang langka, kamu tiba-tiba menyapaku "hai hitam..." terkejut, aku menyahut "kamu memanggilku?" "ya, kamu. minggir. kamu menghalangi makananku" oke. memang bukan perkenalan yang akrab, tapi aku senang sekali kamu memanggilku hitam. nona tak berkawan, tak pernah rasakan cinta sungguh pandai berkhayal, mimpi itu alamnya buluku berwarna putih bersih, namun memang, di bagian perutku, ada corak mungil berwarna hitam, yang kalau hanya sekilas, tidak akan terlihat. ya, sepele memang, tapi itu menandakan

#8 butterfly in my tummy - mocca

Image
i have butterflies flying round inside my tummy when i'm with you "would you be my girl?" kamu memberiku selembar kertas putih bertuliskan lima patah kata itu sambil menggaruk tengkukmu. aku tersenyum, menatapmu yang salah tingkah, menatap ke segala arah kecuali aku. kamu tahu, bukan cuma kamu saja yang gugup, aku juga. mungkin, kecupan kilat yang pertama kalinya mendarat di pipimu itu bisa menjawab semuanya. ### i hear bell chimes ringing blown by wind of spring when i'm with you di pantai itu, kamu menggenggam tanganku untuk pertama kalinya. aku diam saja. tidak menggenggam balik, namun tidak juga melepas genggaman tanganmu. suasana terlalu canggung, namun diantara kita tidak juga ada yang memulai percakapan. kita tetap berjalan dalam diam, menikmati dentingan lonceng yang dihembuskan angin di malam itu, sesekali disambut suara deburan ombak. ### oh this tingling feeling makes me wanna jump makes me wanna shout

#7 at the bottom of everything - bright eyes

Image
sebentar lagi idul adha, dan aku sedang menghitung mundur hari ulang tahunku. beberapa temanku ketakutan, tapi aku justru tidak sabar menunggu. ini seperti sebuah kebanggaan bagiku. aku bangga bisa berguna. bukankah kebanggaan tertinggi tiap makhluk hidup adalah menjadi berguna untuk sesamanya? ah, aku jadi teringat kisahku dulu. ### “ibu, kenapa dia menjerit? kenapa manusia-manusia itu membawa benda tajam? kenapa banyak sekali darah mengalir dari lehernya? kenapa dia sekarang diam saja? apa dia mati bu? ibu, jawab, bu. dia kenapa, bu?” aku ketakutan saat pertama kali melihat kerabat ibu di tempat pemotongan kurban. "anakku sayang, jangan takut. semua makhluk hidup pasti mati. dan kematian yang tidak sia-sia adalah yang berguna bagi yang lainnya. itulah tugas kita, sayang. seperti kaum rumput, mereka mati untuk membantu kita tetap hidup. apa kamu tidak merasa senang apabila dibutuhkan?" ibu mencoba menjelaskan. "ibu, kalau... mm, kalau... kalau sep

mari lanjutkan

sekarang udah tanggal 13. harusnya, udah ada 13 cerita dari 13 lagu. tapi ini baru 6. jadi, mari lanjutkan.

intermezzo

harusnya ya, ini gw ngelunasin 'utang' nulis perlaguan 3 biji. fuh, banyak juga ya. susah soalnya ternyata nulis yang nulis gitu (apapula maxudnya ini?) trus ini lagi ngapain? lagi deg deg an seru lalala (ngga jelas). kalo dipikir-pikir, kapan ya gw terakhir kali gw ngelakuin sesuatu untuk pertama kali? hmm.. (mikir) pertama kali kerja kali ya? eh tapi itu ngga deg deg an seru lalala. biasa aja. ah yaudalah, emang memori ikan mas ngga bisa diandalkan. anggep aja udah sekian lama. aduh ini apa sih? intinya, besok gw akan ngelakuin sesuatu untuk pertama kalinya. cemen sih, tapi deg deg an seru lalala. ini mengingatkan gw sama jaman sma, dimana yaaa.. gitu deh. males ngebahas. ih apaan sih del ngga jelas banget. sekian intermezzo ngga penting ini. semoga beneran bisa komit bikin 30 biji cerita. haaah, kenapa sih gw hobinya nyusahin diri sendiri?

#6 by the way - no doubt

Image
"kalau aku pergi jauh dari kamu, gimana?" "kalau aku ikut, gimana?" "apanya yang gimana? ngga bisa, ceritanya kamu tetap disini" "aku mau ikut" "ngeyel. kamu di sini. ini dunia khayalku" "kalau begitu, dalam khayalanku, aku menyusulmu" "kita menikah dulu, baru kamu boleh susul aku" "bener mau?" "dalam khayalan kan?" "kalau kenyataan? "ngga janji" "ngga janji bilang ngga?" "aku tidur dulu ya. daaah" "haha, mengelak lagi. tipikal" ### "hah, jepang?! jadi aku ditinggal sendiri?!" "tenang, aku pasti kembali" "janji?" "janji" ### "kamu curang. harusnya aku yang di sana" "makanya, harusnya kamu jangan terlalu banyak berkhayal" "aku susul ke sana ya?" "kita nikah di sana? will be my pleasure " "cih, menyebalkan" "aku bera

#5 piknik '72 - naif

Image
pergi di hari minggu bersama pacar baru naik vespa kliling kota sampai binaria hatiku jadi gembira "pegangan saja padaku" "tak mau" "masih saja malu-malu" "siapa yang malu-malu?" aku dan gengsiku. terlalu tinggi, aku tahu. akupun yakin kamu tahu, aku tidak mudah turun dari langit gengsiku sendiri. lalu tepat saat gigiku bergemeletuk, kamu menyeletuk, "kedinginan kan? pegangan saja padaku" dua kali kamu menawarkan diri. akhirnya aku mengalah pada dinginnya malam yang menusuk. persetan gengsi. dengan canggung, kulingkarkan lenganku padamu. hangat dan wangi. aku bisa menebak, jaketmu baru kamu cuci, dan kamu menyemprotkan parfum banyak sekali. "jangan tertidur, bahaya" "siapa yang tertidur?" sudah hampir subuh. mataku berkali-kali hampir terpejam, dan kamu berkali-kali mengajakku bicara, berusaha membuatku tetap terjaga. ah, boleh tidak, diam sebentar saja? aku ingin menikmati punggu

#4 sunbeams and some beans - kimya dawson

Image
burung-burung berkicauan dan matahari tersenyum sopan hari ini. sinarnya hangat dan bersahabat. aku keluar dari sarangku, membawa setoples kue madu. aku berjalan dengan penuh semangat, menuju sebuah gubuk kelinci. "hai kawanku, senang bertemu denganmu. karna aku sedang senang, ini kue madu untukmu" sambil bersenandung riang, aku berjalan lagi, sedikit berlari, mengejar tupai kecil yang berlompatan dari dahan ke dahan, berusaha memetik kenari. "hai kawanku, senang bertemu denganmu. karna aku sedang senang, ini kue madu untukmu" begitu seterusnya, sampai kue madu hanya tersisa satu. kruyuk.. kruyuk.. perutku bernyanyi. tak sadar, sedari tadi, belum kusentuh kue maduku sama sekali. kruyuk.. kruyuk.. perutku bernyanyi lagi. "hiks hiks, aku lapar" aku menoleh, mencari sumber suara. terlihat seekor anak panda tersedu di bawah pohon bambu. segera kubelah dua kue madu yang kupunya, dan kuhampiri anak panda itu tanpa ragu. "hai

#3 part of your world - OST little mermaid

Image
sinar putih, dan sedetik kemudian aku  terduduk disana, merintih. apa yang barusan terjadi? ada apa? kenapa orang-orang mengerubungiku? kenapa ibu itu menjerit? pergi, semua pergi. biarkan aku sendiri. jengah rasanya. perih, kutengok siku. darah menetes, dan aku meringis ngilu. ah, ada-ada saja. besok hariku, kenapa selalu begitu? tiap kali, ada saja masalah yang menghampiri. tersungut-sungut, aku mencoba berdiri. tidak bisa. kenapa? ada apa lagi ini? "bawa ke pinggir dulu" ibu yang menjerit tadi, masih saja berisik. panik. seakan-akan langit runtuh lima detik lagi. ingin rasanya kuusir mereka semua. memangnya aku ini apa? pertunjukan dadakan di tengah jalan? tidak gratis, sayang. lagipula, pertunjukanku besok. tak perlu menggendongku, aku bisa... OUCH. kenapa sakit sekali? "inalillahi, patah. masya Allah! mas, tolong dong" apa? apa yang patah? tolong jelaskan, apa yang terjadi? aku masih tidak mengerti. aku hanya ingin pulang dan tidur dengan tenang.

#2 bowl of oranges - bright eyes

Image
the rain had started tapping on the window near my bed there was a loophole in my dreaming so i got out of it and to my surprise my eyes were wide  and already open just my nightstand and my dresser  where those nightmares had just been kau berdiri disana, melamun, memandang hujan yang turun tanpa ampun. mendesak-desak jendela mimpi untuk bangun. perlahan, kau membuka mata. pilu menghadapi dunia. berharap ingin tidur selamanya saja. seperti putri di peti bertabur bunga. so i dressed myself and left then out into the gray streets but everything seemed different completely new to me the sky, the trees, houses, buildings even my own body and each person i encountered i couldn't wait to meet sebuah cermin yang setia, jernih memantulkan air muka, seperti biasa. namun hari ini, kau melihat sesuatu yang lain dari biasanya. kelabu. semua kelabu. pohon, rumah, langit, bahkan tubuhmu, semua sewarna jalan itu. ada yang menggelitik kalbu, yang mendorong untuk langkahka

#1 the tallest man on earth - the gardner

Image
i sense a runner in the garden although my judgements known to fail once built a steamboat in a meadow cos i'd forgotten how to sail i know the runner's going to tell you  there ain't no cowboy in my hair so now he's buried by the daisies so i could stay the tallest man in your eyes, babe i sense a spy up in the chimney from all the evidence i've burned i guess he'll read it in the smoke now and soon to ashes i'll return i know the spy is going to tell you  it's not my flag up in the pole so now he's buried by the lilies so i could stay forever more in your eyes, babe i sense a leak inside my phone now from all the lies i have told i know he has your private number and soon he'll make that vicious call i know the leak is going to tell you  there ain't no puppy in your leash so now he'll fertilize the roses so i could stay the king you see in your eyes, babe so now we're dancing through the garden and what a garden i have made and